Warga Luwu dan Sidrap ditelan ular Piton

KN. Ular piton raksasa kembali memakan korban di Indonesia, di area Sulawesi. Kejadian terakhir adalah ular piton memangsa warga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Inilah fakta seputar ular piton.

Kejadian ini adalah pada awal Juli 2024. Siriati (30) warga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas ditelan ular piton 8 meter di hutan. Korban pertama kali ditemukan suaminya yang curiga dengan ular bertubuh besar. Insiden terjadi di Dusun Balatana, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, Selasa (2/7) sekitar pukul 07.30 Wita.

Korban mulanya menuju rumah saudaranya dengan berjalan kaki. “Rencananya korban ini mau minta tolong ke kakaknya untuk diantarkan membeli obat untuk anaknya, tetapi korban jalan kaki dulu dari rumahnya lewati hutan-hutan,” kata Sekretaris Desa Siteba, Iyang Iyang mengatakan, dalam perjalanan itulah korban diduga tiba-tiba diserang ular piton tersebut.

Sebelumnya pada awal Juni, warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), digegerkan penemuan mayat perempuan di dalam perut ular piton sepanjang 5 meter. Korban diketahui bernama Farida (45).

Korban ditemukan tewas dalam perut ular piton di Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Jumat (7/6) sekitar pukul 09.00 Wita. Korban awalnya ke kebun dan dilaporkan hilang pada Kamis (6/6). Ditemukan piton 5 meter di lokasi dekat barang korban. Warga mengikat ular dan membedah perutnya. Jasad korban ada di dalamnya.

  • Related Posts

    Ini bukan catering biasa, ini logistik perang skala industri.

    Mohon ijin SBP, saya bedah sedikit betapa hebatnya Isteri SBP : ​Skala 15.000 orang / hari itu bukan main SBP. Untuk ukuran sekarang saja, catering 1.000 box sudah pusing kepala.…

    Terima Kunjungan Ulama India, MUI Tegaskan Persatuan Umat dan Pendidikan Kunci Hadapi Islamofobia Global

    KN-JAKARTA — Fenomena Islamofobia yang kian marak di berbagai belahan dunia, termasuk India, menjadi salah satu topik utama dalam kunjungan istimewa dua ulama terkemuka asal India ke Kantor Majelis Ulama…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *