6 Nama Calon Ketua PKB Agara Hasil Muscab 2026

KUTACANE – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Tenggara resmi menggelar rapat pleno Musyawarah Cabang (Muscab) untuk menetapkan susunan kepengurusan periode 2026-2031.

Gelar Muscab PKB Aceh Tenggara di pimpin oleh Sekretaris DPW PKB Provinsi Aceh Tgk. Mujlisal,
di gedung oproom setdakab Aceh Tenggara, Sabtu, (18/4/2026).

Ketua DPC PKB Aceh Tenggara Putra Lastika Bruh hasil Muscab tersebut menetapkan enam bakal calon Ketua DPC PKB Aceh Tenggara, periode 2026-2031.

Putra menyebutkan ada lima nama calon Ketua DPC PKB Aceh Tenggara yang mendaftar. Kemudian, ada satu nama lagi yang terjaring dalam pelaksanaan musyawarah.

“Sehingga di tetapkan sebanyak enam orang calon ketua yang kita ajukan ke DPP Pusat,” kata Putra, usai pelaksanaan Muscab.

Putra menjelaskan, adapun enam nama masuk dalam bursa calon Ketua DPC PKB Kabupaten Aceh Tenggara periode 2026-2031 yakni, Putra Lastika Beruh, Muhari Kasturi, Tomi Selian, Ikram Syah Irwali, Muhajirin dan Tgk Ishak.

Sebelumnya, Sekretaris DPW PKB Provinsi Aceh Tgk. Mujlisal, dalam sambutan pelaksanaan Muscab PKB Aceh Tenggara mengatakan muscab ini merupakan forum strategis dalam perjalanan organisasi partai untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menentukan arah perjuangan PKB ke depan.

“Muscab tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus melahirkan keputusan yang berkualitas dan berorientasi pada penguatan partai,” katanya.

Tgk. Mujlisal juga menekankan beberapa hal penting sebagai arahan bagi seluruh kader yaitu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ketingkat akar rumput.

Dia juga menekankan struktur partai harus aktif dan solid dari DPC, PAC, hingga ranting, sehingga PKB benar-benar hadir di tengah masyarakat. Meningkatkan kualitas kaderisasi..

“PKB harus mampu melahirkan kader-kader yang militan, berintegritas, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.

Tgk. Mujlisal juga mengingatkan kader untuk memperkuat basis elektoral partai kedepan tantangan politik semakin kompleks, sehingga diperlukan strategi yang matang untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PKB.

Menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai dasar perjuangan. PKB harus tetap konsisten sebagai partai yang membawa Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.

Ia juga mendorong kader untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Kader PKB harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun keagamaan,” tegasnya.

Tgk. Mujlisal berharap Muscab ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, inklusif, dan mampu bekerja secara kolektif dalam membesarkan partai di Kabupaten Aceh Tenggara.

  • Related Posts

    HIMBAUAN : Kepada Sdr2ku Purnawirawan TNI-POLRI khususnya yang kurang sependapat dengan Pemerintah PS – GR untuk :

    KN-Jakarta, Ingat bahwa : Pemerintah PS-GR adalah Syah karena PILIHAN RAKYAT… ​Berikanlah : Petunjuk, Saran, Pendapat dan Solusi yang terbaik agar Pemerintah dapat bekerja lebih baik. ​Berilah teladan bagi Masyarakat…

    MARI KITA JELASKAN PERBEDAAN ANTARA : BATAL DEMI HUKUM dan BATAL DEMI KEPENTINGAN UMUM

    KN-Jakarta, Ini istilah penting dalam Hukum Administrasi Negara : ​BATAL DEMI HUKUM : Artinya : Keputusan/produk hukum itu dianggap tidak pernah ada sejak awal karena cacat berat dari lahirnya. ​Sebab…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *