Mempelajari tafsir Al Qur’an

KN, Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, _”Barangsiapa yang mendapati hartanya, barangnya sendiri, di tangan seseorang yang lebih bangkrut (banyak hutang), maka ia lebih berhak mengambil barangnya itu, dibandingkan dengan orang lain”._

Dari Hudzaifah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, _”Para malaikat bertemu dengan roh seorang lelaki dari umat sebelum kamu. Mereka bertanya : “Apakah kamu pernah melakukan kebaikan ?” Roh lelaki itu menjawab : “Tidak”. Mereka berkata lagi : “Ingat-ingatlah dulu”. Roh lelaki itu berkata : “Saya dulu pernah memberi hutang kepada orang-orang, lalu saya menyuruh pembantu-pembantu saya agar memberi tangguh kepada orang yang sedang dalam kesukaran dan memaafkan orang yang mendapatkan kelapangan (jika ada sedikit kekurangan dalam pembayaran hutangnya). Allah Azza wa Jalla berfirman : (kepada para malaikat) : “Maafkanlah ia”._

Dari Hudzaifah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, _”Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang meninggal dunia dan ia masuk surga. Ada orang bertanya : “Apakah yang pernah engkau kerjakan ?” Ia menjawab : “Sesungguhnya saya biasa melakukan jual beli dengan orang banyak, maka saya memberi tangguh kepada orang yang kesulitan (miskin) dan memberi kelapangan kepada yang susah”. Orang itu diampuni dosanya.”_

Dari Hudzaifah r.a, ia berkata : “Dihadapkan kepada Allah seorang hamba di antara hamba-hamba-Nya yang diberi Allah harta yang banyak. Lalu Tuhan bertanya : “Apakah yang engkau kerjakan di dunia ?” Ia menjawab : “Wahai Tuhanku, Engkau beri saya harta dan saya melakukan jual-beli dengan orang banyak. Perangai saya memberi kelapangan. Sebab itu saya memberikan kelapangan kepada orang yang berada dan memberi janji kepada orang yang kekurangan”. Tuhan berfirman : “Saya lebih berkewajiban dari engkau tentang itu ! Berilah kelapangan hamba-Ku ini”.

Dari Abdullah bin Abu Qatadah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Abu Qatadah mencari orang yang berhutang kepadanya dan orang itu bersembunyi. Kemudian orang itu bertemu dia mengatakan : “Saya dalam kesulitan”. Abu Qatadah berkata : “Demi Allah ! Demi Allah ! Saya mendengar Rasulullah Saw. bersabda, _”Barangsiapa yang ingin supaya diselamatkan oleh Allah dari kesulitan di hari kiamat, maka hendaklah ia memberi kelapangan kepada orang yang dalam kesulitan atau membebaskannya dari hutang”._

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, _”Penundaan hutang oleh orang kaya adalah perbuatan zalim. Dan apabila salah seorang dari kamu diikutkan kepada orang kaya, hendaklah diterimanya”.

Foto: Tafsir Al Qur’an. Sumber foto: Liputanislam.com

Related Posts

Tafsir Al Qur’an

KN. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Bukanlah orang kuat, orang yang menang dalam bergulat, orang yang kuat adalah dia yang sanggup menahan diri ketika marah”. Diriwayatkan dari…

Menjaga Lisan dan Hati: Kunci Keharmonisan Umat Menurut Rasulullah SAW

(9167) Diriwayatkan dari Hudzaifah, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda, _’Orang yang menebar fitnah tidak akan masuk surga’”._ (9168) Diriwayatkan dari Abu Bakrah bahwa nama seseorang disebutkan di hadapan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *