Pidato Perdana Presiden Prabowo Menampar Jokowi Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

KN. Pidato perdana presiden Prabowo cukup mengejutkan. Prabowo menunjukkan kualitas yang berbeda dengan Jokowi.

Pidato perdana Prabowo terdengar sangat serius, berwibawa, dan juga heroik, dengan mengakui peran dan pengorbanan rakyat miskin, wong cilik, dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Prabowo: “Kita paham dan mengerti bahwa kemerdekaan kita bukan hadiah. Kemerdekaan kita, kita dapat dengan pengorbanan yang sangat besar. Dan kita harus paham dan ingat selalu pengorbanan yang paling besar adalah pengorbanan dari rakyat kita yang paling miskin, wong cilik, yang berjuang memberi makan kepada pejuang-pejuang”.

Pidato perdana Prabowo
juga terdengar sangat jujur. Prabowo mengakui, kondisi Indonesia saat ini belum, atau tidak, baik-baik saja. Khususnya terkait kemiskinan dan korupsi.

Prabowo: “Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan. Terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi. Terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah.”

Prabowo juga sangat jujur berani mengakui, Indonesia sedang menghadapi permasalahan korupsi yang sangat serius, yang dapat mengancam masa depan Indonesia.

Prabowo: ”Kita harus menghadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran penyelewengan korupsi di negara kita. Ini adalah yang membahayakan masa depan kita dan masa depan anak-anak kita, cucu-cucu kita.

Prabowo juga paham, korupsi yang sudah sangat parah ini akibat praktek kolusi yang dilakukan oleh para pejabat politik, pejabat pemerintah, dan pengusaha (nakal). Khususnya tentu saja di era pemerintahan Jokowi.

Prabowo: Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah di semua tingkatan, dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik.

Pernyataan Prabowo ini merupakan tamparan keras kepada Jokowi, mencerminkan pemerintahan Jokowi gagal total, khususnya dalam pengentasan kemiskinan serta pemberantasan korupsi.

Tetapi, yang menjadi tantangan utama presiden Prabowo dalam lima tahun ke depan, bagaimana mengatasi kedua permasalahan kemiskinan dan korupsi yang sudah merajalela ini.

Semoga optimisme pidato perdana ini tidak menguap seiring berjalannya waktu.

—- 000 —-

  • Related Posts

    MARI KITA BELAJAR KUH PERDATA/BW TENTANG JENIS2 FORCE MAYOR/OVERMACH

    ANTARA LAIN : PEPERANGAN, BANJIR BANDANG, KEBAKARAN, GUNUNG MELETUS, PANDEMI  DAN BECANA ALAM LAINNYA…SEHINGGA TIDAK DIANGGAP WANPRESTASI…BAGAIMANA MENURUT ANDA…SALAM HORMAT SBP. ​TEPAT SEKALI… ini ilmu hukum perdata yang sangat penting……

    2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 98 Resolution Network Soroti Capaian dan Demokrasi Ekonomi

    KN-JAKARTA — Jaringan aktivis dan relawan yang tergabung dalam 98 Resolution Network menyampaikan panyataan sikap serta apresiasi terhadap capaian dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *