Repatriation of Illegal Cultural Artifacts

KN-JAKARTA, U.S. Chargé d’Affaires ad interim to Indonesia Peter Haymond said at the U.S.–ASEAN Conference on Combating Illicit Trafficking of Cultural Property in Jakarta said that the U.S. Embassy remains committed to tackling the illegal trade of cultural property, as many criminals continue to traffic artifacts from Indonesia. Haymond emphasized that such acts go beyond selling art — they harm communities, fuel corruption, undermine the rule of law, and erode cultural heritage. One of the U.S. efforts to address this issue is strengthening border security as the first line of defense against all forms of illegal trafficking.

 

Photo: Peter Haymond by, Wikipedia

  • Related Posts

    Rencana Penarikan Kewenangan Pejabat Eselon II ke Pusat Tuai Kecemasan Kepala Daerah

    KN-JAKARTA — Wacana pengalihan kewenangan pengelolaan pejabat eselon II di daerah dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat memicu kecemasan para kepala daerah. Kebijakan yang mengemuka dalam pembahasan Revisi Undang-Undang Aparatur…

    OJK Minta Perbankan Blokir 38 Ribu Rekening Judi Online, Perputaran Dana Tembus Rp 86,8 Triliun

    KN-JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginstruksikan perbankan nasional untuk memblokir sekitar 38.796 rekening yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online. Selain pemblokiran, OJK juga meminta perbankan menelusuri alur dana…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *