Utang luar negeri pada triwulan III 2025 melambat

KN. Utang luar negeri pada triwulan III 2025 melambat. Berdasarkan data Bank Indonesia, utang publik pada periode itu sebesar US$ 424,4 miliar atau sekitar Rp 7.112 triliun, turun dibanding pada triwulan II 2025 yang nilainya US$ 432,3 miliar atau Rp 7.244,5 triliun. Laju pertumbuhan utang juga melambat dari 10 persen pada triwulan II menjadi 2,9 persen. Utang luar negeri swasta juga turun dari US$ 193,9 miliar pada triwulan II menjadi US$ 191,3 miliar pada triwulan III. Laju pertumbuhan utang luar negeri swasta juga kian melambat. Pada triwulan II, terjadi penurunan 0,2 persen, sedangkan di triwulan III menjadi 1,9 persen. Kondisi ini dipengaruhi utang luar negeri lembaga keuangan yang turun 3 persen dan perusahaan bukan lembaga keuangan yang turun 1,7 persen. Secara keseluruhan, rasio utang luar negeri Indonesia terhadap produk domestik bruto turun dari 30,4 persen pada triwulan II menjadi 29,5 persen pada triwulan III. Utang ini dominasi oleh pinjaman luar negeri jangka panjang dengan porsi 86,1 persen.

  • Related Posts

    Buruh Menuntut Kenaikan Upah Minimum 7,5 hingga 9,5 Persen yang Diputuskan 1 November 2026 dan Revisi Permenaker No 07 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya Sesuai Undang-Undang yang Baru. Aksi di Nerbagai Daerah akan Digelar oleh KSPI

    KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menyoroti tiga persoalan utama dalam konferensi pers, Selasa (13/10/2026): kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5–9,5 persen, pelaksanaan pembatasan pekerja alih daya…

    Sepekan Pasca-Sidak Presiden Prabowo, Nelayan Teluk Kelabat Dalam Gugat Menteri ESDM ke PTUN Jakarta

    KN-JAKARTA — Koalisi masyarakat sipil bersama para nelayan yang tergabung dalam Perkumpulan Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Senin (12/10/2026). Langkah hukum…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *