Stramed, Seperti yang pernah terjadi di Timor Leste, merdeka itu mudah namun mengurus negara itu sulitnya bikin mati.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) harus mengambil pelajaran dari Timor Leste jika pekik merdeka tak ada gunanya bila nanti negara bobrok rakyat tak terurus, merdeka macam apa itu.
Kini belum juga merdeka, sosok yang mengklaim dirinya pemimpin OPM Benny Wenda mengumumkan kabinet kerja negara Papua.
Lucunya Benny Wenda mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden yang bahkan tak tahu arti perjuangan mencapai kemerdekaan itu sendiri.
Dikutip zonajakarta.com dari twitter @BennyWenda, Selasa 4 Mei 2021, total ada 12 Departemen yang dibentuk secara sepihak oleh Benny Wenda, yakni :
1.Departemen Luar Negeri
2.Departemen Lingkungan dan Kebijakan Hijau Negara
3.Departemen Dalam Negeri
4.Departemen Hak Semua Makhluk dan Keadilan
5.Departemen Urusan Politik
6.Departemen Urusan Indonesia
7.Departemen Urusan Melanesia
8.Departemen Urusan Wanita
9.Departemen Sosial dan Budaya
10.Departemen Kepolisian
11.Departemen Pertahanan
12.Departemen Keuangan
Benny lantas menunjuk saudaranya, Mathias Wenda sebagai komandan tertinggi Tentara Papua Barat. “Demi mewujudkan visi kami untuk Papua Barat yang merdeka,” ujar Benny.
Mendengar pembentukan dan penetapan panglima Tentara Papua Barat ini, juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom naik pitam. Sebby menunjuk Benny tak mau berperang melawan TNI di hutan bersama KKB Papua dan OPM tapi secara sepihak membentuk pemerintahan sendiri serta mengangkat dirinya sebagai presiden Papua.
Jelas OPM sakit hati dibuatnya karena kematian rekan-rekan mereka tak dianggap oleh Benny Wenda. Alasan lainnya ialah Benny merupakan WN Inggris yang artinya tak bisa memimpin Papua. “Jelas apa yang dilakukan Benny Wenda merusak persatuan dan perjuangan bangsa Papua,” kata Sebby.
“TPNPB-OPM mengeluarkan mosi tak percaya kepada Benny Wenda,” lanjut Sebby.
Lebih lanjut Sebby menuding Benny ialah orang yang menentang prinsip kemerdekaan Papua hingga bekerja pada bangsa asing.
“Ia antek asing bekerja kepada kepentingan kapitalis asing Uni Eropa, Amerika dan Australia yang bertentangan atas asas kemerdekaan Papua,” kata Sebby Sambom.
Nah, TPNPB-OPM kini tak sudi mempercayai Benny Wenda yang dilihat sedang main negara-negaraan tanpa peduli nasib rekan-rekannya yang hidup diburu TNI-Polri di hutan karena di cap sebagai gerakan teroris.(ZonaJakarta)







