Judi online akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan

KN. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, bahwa pemain judi online (judol) selama ini lebih banyak dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Padahal, menurut Muhadjir, pemain judol harus ditindak tegas agar jera. Apalagi, pemain judol bisa sampai membuat keluarganya miskin.

Muhadjir mengatakan, saat ini pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) pemberantasan judol. Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menjadi ketua pengarah dan Muhadjir sendiri sebagai wakil dalam satgas tersebut.

Dia menyebut, ada tiga skema untuk memberantas judol di Indonesia. Pertama, berkaitan dengan pencegahan. Hal ini dapat dilakukan dengan memblokir semua situs judol.

Kedua, berkaitan dengan penindakan, yakni dengan menangkap dan menghukum pelaku hingga bandar. Ketiga, rehabilitasi korban judol.

Muhadjir mengatakan, rehabilitasi ini akan dilakukan oleh pihaknya bersama Menteri Sosial (Mensos) dan Menteri PPA.

Sebelumnya, PPATK mencatat nilai transaksi judi online di Indonesia tak main-main. Nominalnya bahkan sudah menembus Rp600 triliun.

“Tahun ini saja [kuartal I 2024] perputaran transaksi [judi online] sudah mencapai lebih dari Rp100 triliun. Jadi kalau dijumlah dengan periode tahun-tahun sebelumnya sudah lebih dari Rp600 triliun perputaran transaksinya,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.

Ivan mengatakan, transaksi terkait judol dilakukan ke sejumlah negara. Kendati, ia tak merinci lebih lanjut negara mana saja yang terekam oleh PPATK.

  • Related Posts

    “KETATANEGARAAN”…PRO vs KONTRA TERHADAP KEMBALI KE UUD’45 ASLI…

    Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 Bogowonto KN-JAKARTA, SAYA SBP TIDAK PRO TIDAK KONTRA namun MEMILIH MENYEMPURNAKAN UUD’45…DENGAN : ​MEMILAH DAN MEMILIH PASAL/AYAT…

    MARI KITA BEDAH BERSAMA TENTANG : AGAMA, ALIRAN, FAHAM (cikal bakal konflik) vs Kecuali Falsafah PANCASILA SECARA BLACK AND WHITE

    KN-JAKARTA, NAMUN ADEM AYEM…BERSAMA…Sbp. : ​I. KENAPA BISA JADI “CIKAL BAKAL KONFLIK”? Karena ada 3 hal ini : ​EKSKLUSIFITAS : “Saya paling benar”. Kalau dipaksa ke orang lain → gesekan.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *