PRAKA ZULKIFLI AL KARIM GUGUR DALAM RUSUH DI WAMENA

Foto: Praka Zulkifli Al Karim NRP 31080241531086, yang gugur dalam peristiwa rusuh di Wamena, Senin siang (23/09), sumber foto: istimewa

 

 

Stramed-Jayapura, Seorang prajurit TNI dari Yonif 751 Raider/ Vira Jaya Sakti gugur saat terjadi kerusuhan di Wamena, Senin siang (23/09). Sekira pukul 11.00 WIT di Expo Waena distrik Heram aksi massa berlangsung anarkis yang diduga dilakukan oleh massa AMP ( Aliansi Mahasiswa Papua ) yang mengakibatkan  Praka Zulkifli Al Karim gugur karena luka sabetan parang dibagian kepala belakang.

Adapun kronologi kejadian tersebut bermula pada pukul 06.00 sampai dengan 10.15 WIT telah berlangsung aksi unjuk rasa di depan auditorium Universitas Cendrawasih. Pada pukul 11.00 WIT massa  AMP dievakuasi dari auditorium Universitas Cendrawasih menuju ke arah Expo Waena dan setelah masa  diturunkan  terjadi bentrokan antara masa AMP dengan  aparat keamanan.

Pada saat terjadi bentrokan, Praka Zulkifli Al Karim yang merupakan anggota Yonif RK 751/ Vira Jaya Sakti yang di BKO  sebagai supir truk di Polda Papua, tiba tiba dibacok oleh massa dari arah belakang. Pada pukul 11.45 WIT korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Dan pada pukul 12.30 WIT korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah Praka Zulkifli Al Karim di semayamkan di Mako Yonif RK 751/VJS.(Rieke Maharani)

Related Posts

Cetak Sejarah! Alvin Tedjo, Politikus Keturunan Indonesia-Tionghoa Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

KN-MISSISSAUGA — Sebuah sejarah baru tercipta dalam panggung politik Kanada. Alvin Tedjo, seorang politikus berdarah Indonesia-Tionghoa, berhasil memenangkan pemilihan dan terpilih sebagai Wali Kota Mississauga yang baru, mengalahkan dua kandidat…

Isu Kim Jong-un Meninggal Dunia Dipastikan Hoaks, NIS Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Pemimpin Korea Utara

KN-PYONGYANG — Publik internasional belakangan ini dihebohkan oleh rumor yang menyebut Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, telah meninggal dunia. Spekulasi liar yang beredar luas di media sosial tersebut mengklaim…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *