Mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam

KN. Dari Amr bin Maimun r.a, dari Rasulullah Saw., beliau bersabda, “Barangsiapa yang membaca : Laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir” sepuluh kali, maka ia laksana orang yang telah memerdekakan empat orang budak dari putra Ismail”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Dua kalimat yang ringan di lidah, berat di timbangan, dan disukai oleh Allah Yang Maha Pengasih, yaitu : _”Subhanallaah wabihamdihi subhanallaahil ‘azhiim”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya membaca : Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar” lebih kusukai daripada matahari terbit di pagi hari”.

Dari Abu Malik al Asyja’i, dari ayahnya r.a, ia berkata : “Apabila ada seorang laki-laki masuk Islam, Nabi Saw. mengajarinya shalat, kemudian beliau menyuruhnya berdo’a dengan kalimat : “Allaahummaghfirlii warhamnii wahdinii wa aafini warzuqnii”

Dari Ibnu Umar r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Wahai manusia bertaubatlah kepada Allah. Sesungguhnya saya saja bertaubat kepada Allah sebanyak seratus kali setiap hari”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang bertaubat kepada Allah sebelum matahari terbit dari arah barat, maka Allah akan menerima taubatnya”.

Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a, dari Abu Bakar Ash Shiddiq r.a, sesungguhnya Abu Bakar pernah berkata kepada Rasulullah Saw. “Ajarkanlah kepadaku suatu do’a yang akan saya baca dalam shalat”. Beliau bersabda, “Bacalah : “Allahumma innii zhalamtu nafsii zhulman katsiiran”. Menurut Qutaibah : “Katsiiran-walaa yaghfirudz dzunuuba illa anta faghfirlii magfiratan min indika warhamni innaka antal ghafuurur rahiim”.

Dari Anas bin Malik r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. sering membaca do’a sebagai berikut : “Allahumma innii a’uudzubika minal ‘ahli wal kasali wal jubni wal harami wal bukhli wa a’uudzubika min adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wal mamaati”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Nabi Saw. selalu memohon perlindungan dari suratan takdir yang jelek, dari tertimpa celaka, dari kegirangannya musuh dan dari tekanan cobaan”.

Dari Khaulah bin Hakim As Sulamiyah r.a, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila kamu berhenti (bermalam) di suatu tempat (negeri), maka mohonlah perlindungan kepada Allah : “A’uudzubika kalimatillahit taammaati min syarri maakhalaqa”, niscaya ia terhindar dari segala bahaya yang mengancam, sampai ia berangkat dari tempat tersebut”.

Dari Farwah bin Naufal r.a, ia berkata : Saya bertanya kepada Aisyah r.a; tentang do’a yang dibaca Rasulullah Saw. Maka Aisyah menjawab : “Beliau sering membaca : “Allaahumma inni a’uudzubika min syarri maa’amiltu wa syarri maa lam a’mal”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Nabi Saw. apabila sedang dalam bepergian dan sampai pada waktu sahur, beliau berdo’a : “Sami’a sami’un bihamdillaahi wahusni balaa-ihi ‘alainaa rabbanaa shaahibnaa wa afdilil ‘alainaa ‘aa-idzaa billaahi minan naari”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. sering membaca do’a sebagai betikut : “Allaahummashlihlii diinii alladzii huwa ‘ishmatu amrii wa ashlihlii dunyaayal latii fiiha ma’aasyii wa ashlihlii aakhiratii al latii fiiha ma’aadi waj’ alil hayaati ziyaadatun lii fii kulli khairin waj’ alil mauta raahatan lii min kulli syarrin”.

Dari Aabdillah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Nabi Saw. sering berdo’a : “Allaahumma innii as-alukal hudaa wat tuqaa wal ‘afaafa wal ghinaa”.

Dari Ali bin Abi Thalib r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda kepadaku, berdo’alah : “Allaahummahdinii wa saddidnii wadzkur bil hudaa hidaayatakath thariiqa was saddadi sadaadas sahmi”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Fatimah datang kepada Nabi Saw. meminta seorang pelayan kepada beliau. Ia mengeluh tentang pekerjaannya. Nabi Saw. bersabda, “Saya tidak punya seorang pelayan”. Lalu beliau bersabda, “Maukah kamu saya tunjukkan sesuatu yang lebih baik bagimu daripada seorang pelayan ?” Yaitu kamu baca : tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali dan takbir tiga puluh tiga kali, ketika engkau hendak tidur”.

Dari Zaid bin Arqam r.a, ia berkata : “Saya tidak akan mengatakan kepadamu kecuali apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. Beliau sering berdo’a : “Allaahumma innii a’uudzubika minal qabri. Allaahumma aati nafsii taqwaahaa wazakki haa anta khairu man zakkaahaa anta waliyyuhaa wa maulahaa. Allaahumma innii a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’ wamin qalbin laa yakhsya’ wamin nafsin laa tasyba’ wamin da’watin laa yustajaaba lahaa”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. sering membaca do’a : “Laa ilaaha illallaahu wahdahu a’azaa jundahu wanashara’ ‘abdahu wa ghalabal ahzaaba wahdahu falaa syai-a ba’dahu”.

Dari Ali bin Abi Thalib r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda kepadaku, berdo’alah : “Allaahummahdinii wa saddidnii wadzkur bil hudaa hidaayatakath thariiqa was saddadi sadaadas sahmi”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : “Sesungguhnya Fatimah datang kepada Nabi Saw. meminta seorang pelayan kepada beliau. Ia mengeluh tentang pekerjaannya. Nabi Saw. bersabda, “Saya tidak punya seorang pelayan”. Lalu beliau bersabda, “Maukah kamu saya tunjukkan sesuatu yang lebih baik bagimu daripada seorang pelayan ?” Yaitu kamu baca : tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali dan takbir tiga puluh tiga kali, ketika engkau hendak tidur”.

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Nabi Saw. bersabda, “Apabila kamu mendengar kokok ayam, maka mohonlah karunia kepada Allah, karena ayam itu (berkokok) melihat malaikat. Dan apabila kamu mendengar teriakan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari godaan setan, karena binatang tersebut melihat setan”.

Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata : “Sesungguhya Nabi Saw. setiap kali sedang susah selalu berdo’a : “Laa ilaaha illallaah al azhiimmul haliimu laa ilaaha illallaahu rabbul arsyil ‘azhiim laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati warabbul ardli warabbul ‘arsyil kariim”.

Dari Abu Dzaar r.a, ia berkata : Sesungguhnya Rasulullah Saw. pernah ditanya : “Ucapan apakah yang paling utama ?” Beliau menjawab : “Yaitu ucapan dzikir yang dipilihkan oleh Allah bagi para malaikat-Nya dan hamba-hamba-Nya, yaitu : “Subhanallah wabihamdihi”.

Dari Abu Darda r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungghunya Allah akan ridha terhadap seorang hamba yang setiap kali makan ia memuji Allah, atau setiap kali minum ia juga memuji Allah”.

Dari Abdullah bin Umar r.a, ia berkata : “Diantara do’a Rasulullah Saw. ialah : “Allaahumma inni a’udzuubika min zawali ni’matika watahawwuli ‘aafiyatika wafujaa-ati niqmatika waja mii’i sakhathika”.

Dari Usamah bin Zaid r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Saya berdiri di depan pintu sorga. Tiba-tiba ternyata kebanyakan orang yang memasuki sorga ialah orang-orang miskin. Saya juga melihat para penguasa sedang ditahan, kecuali calon penghuni neraka yang memang langsung disuruh untuk pergi ke neraka. Saya lalu berdiri di depan pintu neraka. Ternyata saya lihat orang yang masuk ke dalam neraka kebanyakan adalah kaum wanita”.

Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda, “Saya melihat ke sorga, maka kelihatan oleh saya kebanyakan penghuninya ialah orang-orang miskin. Dan saya melihat pula ke neraka, maka kelihatan oleh saya kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita”.

  • Related Posts

    Fiqih Wanita dan Adab Suami-Istri dalam Hadis

    (9040) Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Seorang istri tidak boleh berpuasa sunat tanpa izin suaminya ketika suaminya bersama dia. Seorang istri tidak boleh memasukkan siapapun ke dalam…

    ​Adab Pernikahan: Seni Memuliakan Wanita dalam Islam

    (9030) Diriwayatkan dari Khansa’ binti Khidam al-Anshari bahwa ayahnya menikahkan dirinya, sementara dirinya seorang janda. Khansa’ tidak menerima pernikahan tersebut. Lalu dia mengadukannya kepada Rasullulah SAW. dan beliau membatalkan pernikahan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *