Dahsyatnya Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar

KN. Sebanyak 12 menara saluran udara tegangan tinggi (SUTT) roboh seusai banjir Sumatera sehingga menyebabkan gangguan suplai listrik di Provinsi Aceh.Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) memastikan 707 menara base transceiver station (BTS) untuk pemancar sinyal telah pulih seusai banjir Sumatera.

Hujan ekstrem hingga lebih dari 400 milimeter per hari yang disebabkan siklon Senyar memicu bencana banjir dan longsor di tiga negara. Korban jiwa sedikitnya 606 jiwa, dengan korban terbanyak di Indonesia 442 jiwa, disusul Thailand 162 jiwa, dan Malaysia 2 jiwa.

Korban meninggal di Sumut terutama di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias. Pengungsi tersebar di beberapa titik, antara lain 3.600 jiwa di Tapanuli Utara, 1.659 jiwa di Tapanuli Tengah, 4.661 jiwa di Tapanuli Selatan, 4.456 jiwa di Kota Sibolga, 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan, dan 1.378 jiwa di Mandailing Natal.

Di Provinsi Aceh tercatat 96 jiwa meninggal dan 75 jiwa hilang, tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireueun, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Adapun jumlah pengungsi mencapai 62.000 keluarga di sejumlah kabupaten/kota. Sejumlah jalur utama masih terputus total, termasuk perbatasan Sumut-Aceh Tamiang, Jembatan Meureudu di perbatasan Pidie Jaya-Bireuen, serta jalan nasional di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Akses Subulussalam-Aceh Selatan masih tergenang tanpa jalur alternatif.

Banjir (www.suara.com)

Di Sumbar mencapai 129 jiwa, 118 hilang, dan 16 luka-luka. Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. Total jumlah pengungsi mencapai 11.820 keluarga atau 77.918 jiwa dengan konsentrasi terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan. Sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional di Sumbar terputus, termasuk ruas Koto Mambang-Balingka, Pasar Baru-Alahan Panjang, Panti-Simpang IV, serta jalan nasional Padang Panjang-Sicincin dan Simpang Taman-batas Lubuk Sikaping.

  • Related Posts

    Sebut Dana JKA Dirampok, Jubir Pemerintah Aceh: Pernyataan Ketua DPRA Semena-mena dan Langgar Etik

    KN-BANDA ACEH – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, angkat bicara terkait pernyataan keras Ketua DPR Aceh (DPRA), Zulfadhli (Abang Samalanga), yang menyebut dana Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) telah…

    Wujudkan Kesejahteraan Pekerja, Tegakkan Keadilan Sosial!

    KN-Jakarta, Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026, Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) menegaskan bahwa perjuangan pekerja Indonesia belum selesai. Di tengah tantangan global, disrupsi teknologi, dan ketidakpastian…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *