Dankodaeral IV Hadiri Rapim TNI AL 2026: Perkuat Strategi Pertahanan Maritim Menuju Indonesia Maju

KN-JAKARTA, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Laut Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (11/02/2026).

​Rapim yang mengusung tema “TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat” ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Sebanyak 147 personel jajaran pimpinan TNI AL, yang terdiri dari 131 Perwira Tinggi dan 16 Perwira Menengah, turut hadir dalam agenda strategis tersebut.

Sinkronisasi Kebijakan Nasional

​Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa Rapim ini merupakan forum krusial untuk mengimplementasikan arahan dari level nasional.

​”Kegiatan ini menjadi ajang untuk menerjemahkan arahan Presiden RI, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI ke dalam kebijakan operasional TNI AL yang konkret, terukur, serta berdampak nyata bagi pertahanan negara,” ujar Kasal.

​Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut antara lain:

  • Modernisasi Alutsista: Menjadi prioritas utama guna mendukung efektivitas operasi.
  • Pemberantasan Kejahatan Lintas Negara: Memperkuat kehadiran unsur TNI AL untuk mencegah penyelundupan yang merugikan ekonomi nasional.
  • Pengamanan Kedaulatan: Memastikan seluruh potensi ancaman di wilayah laut dapat dicegah secara dini.

Langkah Strategis Kodaeral IV

​Kehadiran Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko dalam forum ini dianggap sebagai langkah vital bagi wilayah kerja Kodaeral IV. Hal ini bertujuan untuk menyelaraskan arah pembangunan kekuatan maritim dengan kebijakan pusat guna menjawab tantangan pertahanan di wilayahnya secara lebih tajam dan terarah.

​Rapim TNI AL 2026 ini merupakan kelanjutan dari rangkaian koordinasi tingkat tinggi yang sebelumnya telah dilaksanakan, mulai dari Rapim TNI-Polri di Istana Negara hingga Rapim TNI di Mabes TNI.

​Sumber foto: Narasi Pos

Related Posts

Dino Patti Djalal Kritik Kerja Sama Militer Indonesia-AS: “Langkah Anomali dan Tidak Peka”

KN-JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Pemerintah Indonesia yang meningkatkan kerja sama militer dan pertahanan dengan Amerika Serikat (AS). Langkah tersebut…

The Indonesian Ministry of Defense denies granting blanket overflight permits to US military aircraft in Indonesian airspace

KN-JAKARTA, The Ministry of Defense has denied reports by several foreign media outlets that a final agreement has been reached regarding granting blanket overflight permits to US military aircraft in…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *