Pecahkan Rekor, Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Lampaui Capaian Awal SBY dan Jokowi

​KN-JAKARTA, Lembaga riset Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis data mengejutkan terkait approval rating atau tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, angka kepuasan masyarakat menyentuh 79,9 persen, sebuah pencapaian yang dinilai melampaui rapor awal para pendahulunya.
​Hasil survei yang digelar pada 15–21 Januari 2026 ini menunjukkan legitimasi politik yang sangat kuat bagi pemerintahan baru. Secara rinci, 13 persen responden menyatakan “sangat puas” dan 66,9 persen menyatakan “puas”. Sebaliknya, kelompok yang tidak puas hanya berada di angka yang sangat kecil, yakni 2,2 persen.
​Melampaui Rekor Presiden Terdahulu
​Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa angka ini merupakan fenomena yang jarang terjadi di fase awal masa jabatan seorang kepala negara.
​”Angka 79,9 persen ini tergolong tinggi. Capaian ini bahkan melampaui tingkat kepuasan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (2004) maupun Presiden ke-7 Joko Widodo (2014) pada periode yang sama,” ujar Burhanuddin dalam paparannya.
​Faktor Pendorong Utama
​Bukan sekadar angka, kepuasan ini didorong oleh persepsi publik terhadap langkah-langkah konkret pemerintah di lapangan.

Gen Z Jadi Basis Dukungan Terkuat

​Dari sisi demografi, Presiden Prabowo tetap mempertahankan basis massa loyalisnya sejak Pilpres 2024. Kelompok pemilih muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), tercatat sebagai pendukung paling konsisten. Hal ini sejalan dengan data exit poll 2024 yang menunjukkan 71 persen pemilih Gen Z menjatuhkan pilihan pada Prabowo, dan tren kepuasan tersebut tetap terjaga hingga saat ini.

​Metodologi Survei

​Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia. Menggunakan metode pengambilan sampel yang ketat, survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar ±2,9 persen.

​Hasil ini menegaskan bahwa publik tidak hanya memberikan dukungan politik, tetapi juga mulai merasakan realisasi program kerja yang nyata sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo.

Related Posts

Buruh Menuntut Kenaikan Upah Minimum 7,5 hingga 9,5 Persen yang Diputuskan 1 November 2026 dan Revisi Permenaker No 07 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya Sesuai Undang-Undang yang Baru. Aksi di Nerbagai Daerah akan Digelar oleh KSPI

KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menyoroti tiga persoalan utama dalam konferensi pers, Selasa (13/10/2026): kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5–9,5 persen, pelaksanaan pembatasan pekerja alih daya…

Sepekan Pasca-Sidak Presiden Prabowo, Nelayan Teluk Kelabat Dalam Gugat Menteri ESDM ke PTUN Jakarta

KN-JAKARTA — Koalisi masyarakat sipil bersama para nelayan yang tergabung dalam Perkumpulan Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Senin (12/10/2026). Langkah hukum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *