KN-JAKARTA Sejumlah massa yang tergabung dalam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar aksi unjuk rasa di pintu belakang Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (12/03/2026) sore.
Aksi yang dipimpin oleh Gomgom Maruli Purba dan Handy Muharam ini membawa tuntutan utama: “Hentikan agresi Amerika-Israel dan wujudkan perdamaian dunia.”
Poin Utama Orasi
Dalam orasinya, para demonstran mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang terjadi pada akhir Februari lalu. Beberapa poin penting yang disampaikan orator antara lain:
Pelanggaran Hukum Internasional: Massa menilai agresi tersebut melanggar kedaulatan negara dan merusak stabilitas global.
Mengecam jatuhnya korban sipil dan kerusakan infrastruktur publik seperti rumah sakit dan sekolah.
Mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil posisi tegas di forum internasional dalam menentang segala bentuk penjajahan.
Kronologi Kejadian
Massa mulai terlihat di lokasi sekitar pukul 16.05 WIB. Meskipun awalnya berjalan kondusif, situasi sempat memanas menjelang sore hari:
16.23 WIB: Massa mulai melakukan tindakan provokatif dengan menendang gerbang pintu belakang Kedubes AS.
16.35 WIB: Terjadi penutupan jalan di sekitar area aksi yang sempat menghambat arus lalu lintas.
16.50 WIB: Massa mencoba memaksa masuk ke dalam area Kedubes sehingga terjadi perdebatan sengit dengan petugas keamanan.
17.03 WIB: Aksi berubah menjadi represif dengan adanya tindakan melempar dan mendorong anggota pengamanan di lokasi.
Aksi unjuk rasa tersebut dinyatakan berakhir pada pukul 17.23 WIB. Massa berangsur-angsur membubarkan diri dan meninggalkan area Kedutaan Besar dengan pengawalan dari pihak kepolisian.








