HILAL MERAH INDONESIA BERJUANG UNTUK KEMANUSIAAN

Stramed, Tidak semua orang bisa menjadi relawan, hanya orang-orang terpilih dan terlatih, karena diperlukan militansi untuk membantu saudaranya tidak peduli apa agama dan sukunya, yang penting semua demi kemanusiaan. Dibutuhkan kesadaran semua orang untuk mencintai dan menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir. Jangan membuang sampah ke sungai dan menebang pohon. Jangan semakin merusak alam. Banjir di Kalimantan karena penggundulan dan penebangan hutan sejak tahun 90an. Akibatnya dirasakan sekarang yaitu banjir di Kalimantan Selatan, demikian dikatakan oleh pimpinan redaksi FNN Mangarahon Dongoran, dalam webinar tentang manajemen penanganan bencana dan kesiapan relawan kemanusiaan front persaudaraan Islam, Jum’at (05/03).

Musibah kalau datang, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Musibah datang karena ada penyebabnya. Hilal Merah Pekalongan dari front persaudaraan Islam fokus menangani kemanusiaan sejak dahulu kala, tidak ada yang lain. Yang dilakukan di pusat dan di daerah sampai saat ini berjalan lancer berkat doa dan semangat militansi para relawan, ujar kepala bidang kemanusiaan front persaudaraan Islam Habib Ali Al Hamid.  DPP Hilal Merah dan Hilal Merah daerah sebenarnya adalah pejuang dan ujung tombak yang membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. DPP Hilmi juga memiliki program kaki palsu dimana orang-orang yang berkekurangan dibuatkan alat bantu kaki palsu untuk daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat. DI daerah Malang ada program Bedah Kampung untuk wilayah dengan banyak lansia dan orang yang membutuhkan, Habib Ali Al Hamid.

Berdasarkan data BPBD Kab. Tanah Laut ada 12.162 rumah dan 42.432 jiwa yang terdampak banjir sejak 25 Desember 2020 di Kecamatan Bati-bati. Pendistribusian logistik dilakukan sejak 10 Januari 2021, pembagian logistik dan makanan dilakukan dengan perahu atau sampan dan ban dalam truk. Puncak banjir terjadi pada 13 Januari 2021, ketinggian hingga 1,5 meter, jelas relawan kemanusiaan Kalimantan Selatan Ridho Jauhari.

Di Kecamatan Kurau ada 11 desa yang terdampak banjir. Mujahidah bekerja di dapur umum. Kesulitannya adalah ada dua desa terisolir sejak 12 Januari 2021 dan hanya bisa diakses dengan helicopter, dan ada 2 jembatan putus (1 jembatan nasional dan 1 jembatan provinsi). Di Kalsel total ada 15 posko, Kabupaten Hulu Sungai tengah ada longsor, terang relawan kemanusiaan Kalimantan Selatan Ridho Jauhari.

Relawan kemanusiaan DKI Jakarta Habib Hafid mengatakan bahwa titik banjir terparah di Jakarta untuk tahun 2021 terletak di Jakarta Selatan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana titik terparah ada di Jakarta Timur. Banjir di Jakarta tahun 2021 lebih cepat surut dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tim relawan mengevakuasi korban banjir di beberapa wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

Tim relawan dibantu juga oleh DPP Hilmi untuk membuat dapur umum dengan logistik & alat mandi yang telah dibagikan berjumlah ribuan.Tahun 2021 mengalami kendala kesulitan membuka posko bantuan maka bergerak secara perorangan. Sambutan masyarakat baik sekali, mengharapkan bantuan dari tim relawan. Tim relawan ambulan dibantu oleh relawan dari ojek online, dan tim relawan DKI juga berpartisipasi dalam penanganan COVID-19 di Jakarta melalui aerosol box & face shield (10.000 pcs) untuk para tenaga kesehatan di 85 rumah sakit di DKI Jakarta, Depok, Bekasi, & Banten. Tim relawan DKI juga membantu Pemda DKI Jakarta dengan menyediakan box swab test yang tersebar sebanyak 9 unit, jelas Habib Hafid.

Menurut relawan kemanusiaan Hilal Merah Pekalongan bahwa banjir mulai parah di Pekalongan pada 6 Februari 2021, diawali dengan hujan deras sehari penuh yang menyebabkan banjir di bagian Utara & Barat Pekalongan. Relawan Pekalongan belum membuka dapur umum karena keterbatasan fasilitas, namun sudah tersedia 1 perahu karet yang langsung digunakan untuk mengevakuasi korban. Ketinggian banjir di Pekalongan mencapai pinggang orang dewasa sedangkan di dalam rumah hingga lutut orang dewasa.

Banyak anak dan balita yang masih terjebak di dalam rumah, sehingga perlu segera dievakuasi. Dapur umum baru berdiri 2 hari pasca banjir dan berada di rumah, setelah 1 bulan dapur umum mendistribusikan hingga 9.000 nasi bungkus.Jumlah relawan di lapangan 4 – 8 orang dan dapur umum lebih dimaksimalkan jumlahnya untuk menghasilkan lebih cepat & banyak nasi bungkus.Kini kondisi sudah mulai surut namun kebanyakan tempat yang terendam sudah berlumut dan sangat beresiko bagi relawan maupun warga. Wonokerto, Pabean, dan Jeruk Sari masih terendam banjir namun ketinggian sudah di bawah lutut. Kegiatan pasca banjir, hari Senin akan melakukan pelayanan kesehatan bersama IDI di wilayah Pabean. Beberapa relawan kemanusiaan sudah membantu memperbaiki musholla dan sekolah yang rusak akibat banjir. Ada juga perbaikan rumah yang rusak akibat terendam banjir, ungkap relawan kemanusiaan Hilal Merah Pekalongan.

Hilmi FPI Sulsel membantu korban gempa di 23 desa di Mamuju dengan membagikan sembako, Al-Quran, sajadah, tenda, & tikar masjid. 6 relawan dari berbagai daerah dan 29 laskar didikan Ustad Sugianto ikut bergabung dengan Hilmi FPI Sulawesi Selatan. Masyarakat Sulbar memerlukan sentuhan ekonomi walaupun tidak terdampak gempa dan sisi keagamaan dianggap kurang.Hilmi FPI Sulsel akan mengirim 150 Al-Quran ke Mamuju dan juga telah mendirikan mushola sementara, kata relawan kemanusiaan Hilmi FPI Sulawesi Selatan Habib Muhammad (Red)

Related Posts

MPWAA Salurkan Ribuan Wakaf Al-Qur’an dari Tiga Negara untuk Korban Banjir Peureulak

​KN-ACEH TIMUR,  Majlis Penyerahan Wakaf Al-Qur’an Aceh (MPWAA) menyalurkan bantuan hasil donasi masyarakat dari tiga negara tetangga—Malaysia, Brunei, dan Singapura—untuk masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu…

Legitimasi Kuat: Kepuasan Publik 79,9% Buktikan Kebijakan Presiden Prabowo Menjawab Kebutuhan Riil Rakyat

​KN-JAKARTA, Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menyentuh angka 79,9 persen dinilai bukan sekadar simbolis. Hasil ini menjadi penanda kuat bahwa kebijakan pemerintah saat ini memiliki legitimasi sosial…