Jokowi Sekeluarga Dipecat PDIP

KN. Mantan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dino Patti Djalal menganggap pemecatan yang dilakukan PDIP terhadap Jokowi dan keluarganya. Dia mengatakan, pemecatan tersebut adalah sebagai karma politik.

Dino juga membuka kembali konspirasi mengambil alih partai Demokrat pada 2021 silam. Dimana saat itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Demokrat berdasarkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Namun, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Jakarta 2020 lantas menyatakan KLB Moeldoko itu ilegal dan inkonstitusional. AHY pun kembali memimpin Demokrat setelah Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Moeldoko terkait Partai Demokrat kubu AHY.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) itu mengatakan, setelah berhasil menggagalkan upaya pengambilalihan partai, Demokrat tidak pernah melakukan pembalasan terhadap para pelakunya.

“Demokrat, setelah berhasil mengalahkan upaya take over ini, tidak pernah membalas. Karma terjadi dalam bentuk lain,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari keanggotaan partai. Bahkan, partai berlambang moncong banteng putih itu juga memecat anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan menantu Bobby Nasution.

Pemecatan itu diumumkan oleh Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun dalam keterangan melalui video pada Senin (16/12/2024).

“DPP Partai akan mengumumkan surat keputusan pemecatan terhadap saudara Joko Widodo, saudara Gibran Rakabuming Raka, dan saudara Bobby Nasution, serta 27 anggota lain yang kena pemecatan,” kata Komarudin dalam keterangannya.

Adapun SK pemecatan Jokowi teregristrasi drngan nomor 1649/ KPTS/ DPP/XII/ 2024. Sementara SK pemecatan Gibran teregristrasi nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024. Sedangkan pemecatan Bobby, teregristrasi nomor 1651/KPTS/XII/2024.

  • Related Posts

    KEPUTUSAN SIDANG MK TENTANG GUGATAN DENNY INDRAYANA Cs

    HASIL PUTUSAN MK MALAM INI, Selasa 6 Oktober 2026 jam 20.00 WIB – Perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 : AMAR PUTUSAN : PERMOHONAN TIDAK DAPAT DITERIMA. Ketua MK Suhartoyo ketok : “Mengabulkan eksepsi…

    JANGAN SAMPAI TERJADI ANALOGI ANTARA MUAMAR KADHAFI LYBIA DAN JOKOWI INDONESIA

    A. Analogi tersebut ada benarnya secara pola pembangunan, tapi konteks politiknya sangat beda. Ini bedah jujurnya : 1. Persamaan yang Saya SBP lihat – ada benarnya : – Kadhafi (1969-2011)…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *