(8945)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata, _”Hasbunallahu wa ni’mal wakil_ (cukuplah Allah sebaik-baik penolong bagi kami) adalah ayat yang diucapkan Nabi Ibrahim ketika dia dilemparkan ke dalam api. Ayat itu juga yang dibaca Nabi Muhammad ketika orang-orang munafik mengatakan, _”Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”,_ maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab : _’Cukuplah Allah menjadi pelindung kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”._ (QS. Ali Imran : 173).
(8946)
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa pada masa Rasulullah SAW. masih hidup, ada beberapa orang munafik yang apabila Rasulullah berangkat menuju peperangan, mereka berusaha menghindar dan tidak ikut serta. Mereka lebih senang duduk-duduk dan berleha-leha saja. Manakala Rasulullah kembali dari peperangan, mereka mengajukan berbagai alasan bahwa bersumpah untuk menguatkan alasan mereka dengan mengharapkan pujian dari pekerjaan yang tidak mereka lakukan. Maka turunlah ayat : _”Janganlah sekali-kali kamu menyangka, bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang belum mereka kerjakan, janganlah kamu menyangka bahwa mereka terlepas dari siksa, dan bagi mereka siksa yang pedih”_ (QS. Ali Imran : 188).
(8947)
Diriwayatkan dari Jabir, dia berkata, “Rasulullah SAW. dan Abu Bakar menjengukku di kediaman Bani Salamah. Rasulullah menemuiku saat aku berada dalam keadaan tidak sadar. Kemudian beliau minta air dan berwudhu. Selanjutnya beliau meneteskan sisa air wudhunya kepadaku. Aku pun kembali sadar dan berkata, Wahai Rasulullah, apa yang engkau perintahkan kepadaku berkaitan dengan kekayaanku ?’ Maka turunlah ayat : _’Allah memberi kamu perintah berkaitan dengan anak-anakmu….'”._ (QS : an-Nisa : 11).
(8948)
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah SAW. bersabda kepadaku, _”Bacakanlah ayat suci al-Qur’an di hadapanku”._ Aku menjawab, “Aku membacakannya untuk engkau? Padahal al-Qur’an itu diturunkan kepadamu”. Beliau bersabda, _”Aku suka jika orang lain membacakannya untukku”._ Maka aku membaca surat an-Nisa hingga sampai pada ayat : _”Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)”._ (QS. an-Nisa : 41). Beliau bersabda, _”Berhenti”._ Aku melihat mata beliau berlinang air mata.







