Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, tentara Israel kabur

KN. Satu perusahaan Amerika Serikat (AS) yang beroperasi dalam koordinasi dengan tentara Israel kehilangan kendali atas pusat distribusi bantuan di Rafah, Gaza selatan, setelah kerumunan besar warga Palestina menyerbu lokasi tersebut.Pasukan Israel melepaskan tembakan ketika situasi meningkat, melukai beberapa orang yang kelaparan dan menyerbu lokasi bantuan.

Menurut Israel Hayom, tentara Israel melepaskan tembakan ke udara dan memanggil helikopter untuk mengevakuasi personel perusahaan Amerika tersebut. Pagar roboh di pusat bantuan tersebut, memungkinkan warga Palestina masuk, dan beberapa peralatan diambil, lapor Israeli Broadcasting Corporation. Yedioth Ahronoth juga mencatat para penjaga bersenjata perusahaan tersebut melarikan diri dari tempat kejadian karena kerumunan yang luar biasa.

Saluran 13 Israel mengonfirmasi tentara Israel mengeluarkan staf perusahaan dari lokasi tersebut, sementara Saluran 12 menggambarkan pemandangan “kepadatan yang parah,” di mana orang-orang mengambil persediaan bantuan, perabotan, dan barang-barang apa pun yang tersedia.

Rekaman kejadian itu mengingatkan pada film zombie, namun ini terjadi di dunia nyata. Rezim penjajah Israel yang dibantu AS, menjadikan kelaparan sebagai senjata untuk mengusir warga Palestina dari Gaza.

  • Related Posts

    Kabut Asap di Riau: Negara Harus Hadir Sebelum Api Menyala

    Oleh: Amril Jambak KN-Pekanbaru, Kabut asap kembali datang. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat kembali disuguhi pemandangan yang sama: udara berbau asap, langit memutih, masker kembali dipakai, petugas berjibaku memadamkan api,…

    Human Trafficking Recruiters Still Operate Widely

    KN. Indonesia has tightened border controls to combat human trafficking and illegal labor recruitment. Between January and July 2026, immigration authorities prevented 8,287 Indonesians from departing through unauthorized employment channels…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *