KN-Jakarta, Ketua Pelaksana Harian Generasi Muda Bela Negara Iqbal Khusaini, S.E, menyampaikan tentang pentingnya pembinaan kader Bela Negara, yang disampaikan usai menghadiri kegiatan evaluasi kegiatan Triwulan I Ormas Bela Negara Tahun 2025, Rabu (23/04/2025), yang diadakan oleh Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan.
Melalui peningkatan kemampuan dasar Bela Negara, termasuk kemampuan latihan dasar menembak, survival dasar di alam, pertolongan pertama gawat darurat, diklat water rescue, diklat vertical rescue, dan penempuhan navigasi darat. Selain itu agenda yang tidak kalah menarik adalah pelatihan membatik, mendongeng dan tari untuk mempertahankn nilai-nilai seni budaya sebagai bagian dari Bela Negara. Hal tersebut menunjukkan komitmen GMBN dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, ujar Iqbal Khusaini.

Generasi Muda Bela Negara (GMBN) sebagai organisasi yang peduli akan pemuda dan pertahanan negara dalam pembinaan kader Bela Negara selalu mengedepankan nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, kesetiakawanan, dan kecintaan terhadap tanah air, terang Ketua Pelaksana Harian Generasi Muda Bela Negara.
Kemampuan dasar Bela Negara sangat penting karena dapat menjadi pijakan yang solid dalam upaya membangun jiwa patriotisme dan nasionalisme di kalangan generasi muda. Kemampuan menembak, sebagai salah satu aspek penting dari kemampuan dasar Bela Negara, tidak hanya berkaitan dengan keterampilan praktis, tetapi juga dengan tanggung jawab dan disiplin dalam pemakaian senjata, ungkapnya.

Agenda-agenda yang telah ditetapkan oleh GMBN untuk kedepannya menawarkan beragam kegiatan yang tidak hanya mendidik kader Bela Negara dalam hal kemampuan teknis, tetapi juga dalam hal kepedulian sosial dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dengan kerjasama yang erat dari berbagai pihak seperti, Kementerian Pertahanan, Wijaya Kusuma Event Organizer (WKEO), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Vertical Rescue Indonesia (VRI) dan Argawana Indonesia.
GMBN telah menunjukkan keseriusannya dalam menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat untuk upaya membentuk generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan, jelasnya.

Membangun jiwa patriotisme bukanlah tugas yang ringan, namun dengan langkah-langkah nyata dan komitmen yang kuat, GMBN membuktikan bahwa melalui pembinaan kader Bela Negara dan berbagai kegiatan yang mendidik, kita dapat melahirkan generasi muda yang memiliki cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan kesediaan untuk berjuang demi keutuhan dan kedaulatan negara. Melalui langkah-langkah ini, GMBN tidak hanya membentuk kader yang tangguh secara fisik, tetapi juga jiwa patriotisme yang kokoh dan teguh dalam setiap langkah dan sikapnya, tutup Iqbal. (BW)








