MEMBANGUN PAPUA MEMBUTUHKAN PERAN SEMUA PIHAK

Stramed, Otsus lahir dengan perjuangan yang panjang dan berat,  Poin ini harus dipahami bagi generasi muda agar dijadikan fondasi berfikir positif tentang kemajuan Papua.  Bagi saya,  kebaikan kedepan harus sama-sama dipahami oleh kita semua baik secara khusus pemerintah,  pemda,  dan secara umum masyarakat asli OAP sebagai penerima manfaat (subyek kebijakan), demikian dikatakan oleh mantan menteri perhubungan Freddy Numberi, dalam webinar tentang ”Otsus Papua Dalam Bingkai NKRI,  Solusinya?”, Selasa (09/03).

Dari aspek demokrasi dalam ranah komunikasi dan informasi terhadap peran wartawan, bahwa sampai saat ini kebebasan berdemokrasi peran wartawan belum dibatasi oleh pemerintah. Artinya bahwa hak itu masih diberikan seluas-luasnya,  namun pesan saya bahwa profesionalisme wartawan harus menjadi modal utama yang dijunjung tinggi. Katakan baik bilamana baik di Papua,  begitu sebaliknya. Jangan sampai ulah kita justru menimbulkan konflik di Papua, ujar Dewan Pakar Ikatan Alumni Unpad Prof. Cecep Darmawan.

Ramly Uswanas sebagai aktifis muda Papua, punya peran vital untuk membangun masa depan generasi di Papua.  Pesan untuk pemerintah agar dapat membawa perubahan yang baik terhadap implementasi Otsus kedepan,  diantaranya: transpransi kebijakan kepada masyarakat,  penguatan pengawasan dan percepatan pembangunan di Papua.

Sedangkan menurut Kasubdit Papua dan Papua Barat Kemendagri, Budi Arwan, membangun Papua tentu butuh peran semua pihak,  bukan hanya Kemendagri. Adapun yang perlu dipahami bahwa Pembangunan di Papua adalah sebuah proses yg butuh waktu,  aksi dan kesamaan sikap kita bersama.(Red)

Related Posts

GAM mulai berulah

KN. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang bermarkas di Copenhagen, Denmark, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana ekologi berupa banjir besar yang melanda Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatra Utara dan Sumatra…

JARINGAN ADVOKASI TAMBANG : Dari Hulu yang Robek ke Kampung yang Tenggelam: Banjir Sumatera dan Ledakan Izin Ekstraktif

KN. Banjir dan longsor beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir bukan sekadar bencana hidrometeorologis biasa, tetapi gejala dari krisis tata kelola ruang di Pulau Sumatera.…