Perkuat Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Langsa Edukasi Warga Langsa dan Aceh Tamiang

KN-LANGSA, Dalam upaya menekan peredaran barang kena cukai ilegal, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Langsa menggelar sosialisasi intensif bertajuk “Gempur Rokok Ilegal”. Kegiatan edukasi ini menyasar masyarakat di wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang selama dua hari, mulai tanggal 3 hingga 4 Maret 2026.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program nasional Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memberantas peredaran rokok yang tidak sesuai ketentuan hukum.

Edukasi Ciri-Ciri dan Dampak Rokok Ilegal
​Dalam rangkaian kegiatan tersebut, petugas Bea Cukai terjun langsung memberikan pemahaman praktis kepada warga dan pedagang mengenai cara mengidentifikasi rokok ilegal. Materi yang disampaikan meliputi:
​Mengenali Ciri Fisik: Penjelasan mengenai rokok tanpa pita cukai (polos), rokok dengan pita cukai palsu, pita cukai bekas, hingga pita cukai yang salah peruntukan.
​Dampak Ekonomi: Penjelasan mengenai kerugian negara akibat hilangnya penerimaan cukai yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan dan fasilitas kesehatan.
​Konsekuensi Hukum: Peringatan tegas mengenai sanksi hukum bagi pengedar maupun penjual rokok ilegal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ajak Masyarakat Putus Rantai Pemasaran
​Bea Cukai Langsa menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat krusial dalam keberhasilan program ini. Masyarakat diimbau untuk tidak memperjualbelikan rokok ilegal dan berani melaporkan jika menemukan indikasi peredarannya di lingkungan sekitar.

“Penting bagi masyarakat untuk memiliki kehati-hatian dan kepedulian. Dengan tidak membeli atau menjual rokok ilegal, kita secara langsung telah membantu memutus rantai pemasarannya,” ujar petugas dalam kegiatan tersebut.

Respons Positif Masyarakat
​Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan dari warga setempat. Banyak pedagang yang mengaku lebih memahami aturan cukai setelah mendapatkan penjelasan langsung dari petugas. Dukungan ini diharapkan menjadi modal kuat bagi Bea Cukai untuk menciptakan wilayah yang bersih dari barang ilegal.

Melalui peningkatan pemahaman dan kolaborasi antara petugas dengan seluruh lapisan masyarakat, Bea Cukai Langsa optimis peredaran rokok ilegal di wilayah Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang dapat ditekan secara signifikan demi stabilitas ekonomi dan kepatuhan hukum yang lebih baik.

Foto: Dok. Bea Cukai

Related Posts

Koalisi Masyarakat Sipil Riau Desak Pembentukan Kaukus Parlemen Hijau Daerah

KN-PEKANBARU – Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Johny Setiawan Mundung selaku Dinamisator Koalisi Masyarakat Sipil Riau bersama 20 organisasi Masyarakat Sipil…

SUDAH BANYAK KORBAN KERACUNAN MBG, NAMUN SAMPAI HARI INI BELUM ADA YANG DIPROSES MELALUI JALUR HUKUM SECARA TEGAS DAN KERAS BERDASARKAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA…ARTINYA POK DO LEMAH

KN-Jakarta, Saya Sbp paham betul keprihatinan dan kemarahan Masyarakat. ​Kalau memang sudah banyak korban keracunan MBG/ SPPG tapi sampai hari ini belum ada proses hukum yang tegas dan keras, itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *