PLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam

KN. PT PLN Batam resmi melaksanakan seremoni First Piling Proyek Pembangunan PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW, sebagai penanda dimulainya tahapan penting konstruksi pembangkit strategis yang akan memperkuat keandalan pasokan listrik di Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PT PLN Batam dan para pemangku kepentingan yang terlibat, di antaranya Komisaris PT PLN Batam, Usep RS, Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, Vice President Manajemen Proyek PT PLN Batam, Untung Budi Widodo, serta General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono.

Turut hadir pula Project Manager JO PTPP–Atamora–SPS, Muhammad Ali, Direktur Utama PT Pratama Widya selaku subkontraktor pemancangan, Andreas Widatama, serta unsur sosial masyarakat melalui kehadiran Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Askhabul Yamin, Asep Yaya.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi P PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan first piling ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pembangunan PLTGU Batam #1, yang ditargetkan selesai pada Maret 2028.

“Hari ini kita bersama-sama memulai tahapan first piling Proyek PLTGU Batam #1. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh pekerjaan proyek ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Dinda.

Ia menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya PLN Batam untuk menjawab pertumbuhan kebutuhan listrik di Batam yang terus meningkat seiring perkembangan industri dan ekonomi.

“Demand kelistrikan di Batam sangat luar biasa. Dengan hadirnya PLTGU Batam #1, sistem kelistrikan Batam akan semakin kuat, andal, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menyampaikan bahwa seremoni ini menandai dimulainya babak baru dalam pelaksanaan proyek pembangunan pembangkit tersebut.

“Saat ini kita memasuki babak baru pemancangan yang ditandai dengan seremoni hari ini. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh pekerjaan akan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan proyek ini dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” pungkasnya.

Melalui pembangunan PLTGU Batam #1 120 MW, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, mendukung pertumbuhan investasi, serta memperkuat pembangunan ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat Batam.

  • Related Posts

    Buruh Menuntut Kenaikan Upah Minimum 7,5 hingga 9,5 Persen yang Diputuskan 1 November 2026 dan Revisi Permenaker No 07 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya Sesuai Undang-Undang yang Baru. Aksi di Nerbagai Daerah akan Digelar oleh KSPI

    KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menyoroti tiga persoalan utama dalam konferensi pers, Selasa (13/10/2026): kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5–9,5 persen, pelaksanaan pembatasan pekerja alih daya…

    Sepekan Pasca-Sidak Presiden Prabowo, Nelayan Teluk Kelabat Dalam Gugat Menteri ESDM ke PTUN Jakarta

    KN-JAKARTA — Koalisi masyarakat sipil bersama para nelayan yang tergabung dalam Perkumpulan Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Senin (12/10/2026). Langkah hukum…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *