PROPAM MABES POLRI HARUS PERIKSA OKNUM POLISI PELAKU KEKERASAN DI BUTON

Stramed-Jakarta. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa dan mengusut adanya dugaan oknum Polisi di Buton, Sulawesi Tenggara yang melakukan penganiayaan terhadap tiga orang anak saat proses pemeriksaan.

“Kejadian ini sangat memalukan dan Propam Polri selaku organisasi di Kepolisian yang bertugas mengawasi dan menindak para anggotanya wajib memeriksa dan mengusut para oknum yang terlibat,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/4) dikutip dari ANTARA. Dia mengatakan, dugaan kekerasan yang dilakukan personil Polisi terhadap masyarakat bukan sekali terjadi sehingga sangat memalukan.

Karena itu dia mendesak Propam Polri untuk memeriksa anggotanya, dan apabila terbukti melakukan kesewenang-wenangan, maka Polri wajib pecat anggota tersebut. Sahroni mengingatkan agar kejadian kekerasan seperti itu jangan sampai terjadi lagi karena akan merusak nama institusi dan merusak reputasi Polisi di masyarakat. “Salah satu visi dari Kapolri membuat polisi lebih humanis, lebih melayani masyarakat, jadi praktek-praktek arogan seperti ini sudah harus dimusnahkan,” ujarnya (Red).

Related Posts

United States Sees Potential for Indonesia to Secure Investment

KN. The United States sees potential for Indonesia to pursue an infrastructure investment scheme similar to the Luzon Economic Corridor (LEC) in the Philippines through expanded cooperation involving the U.S.…

Terobosan Xenotransplantasi: Ginjal Babi Hasil Rekayasa Genetik Berhasil Bertahan Sembilan Bulan pada Manusia

KN-BOSTON — Dunia kedokteran mencatatkan babak baru dalam teknologi xenotransplantation atau transplantasi organ hewan ke manusia. Seorang pasien bernama Tim Andrews di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat, berhasil hidup tanpa…