Tolak Kekuasaan Militer Orde Baru, Massa Gelar Aksi di Jalan Diponegoro

KN, Sekitar 40 orang massa dari berbagai elemen seperti, KPBI, LMID, Esa Unggul, Gemarak, Pancoran Bersatu, melakukan aksi unjuk rasa di jalan Diponegoro depan kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu siang, (19/10/2024). Aksi yang dipimpin oleh Bagas tersebut menolak kembalinya kekuasaan militer orde baru dan dinasti politik. Dalam aksinya massa membentangkan spanduk yang bertuliskan “Hadang kembalinya kekuasaan militer orde baru dan dinasti politik bangun kekuatan politik alternatif”, “Tangkap Jokowi” dan “Adili Jokowi, Penggal Raja Jawa”

Dalam aksinya massa melakukan blokade jalan Diponegoro, di depan kantor YLBHI dan melakukan pembakaran spanduk. Tidak lama kemudian aparat Kepolisian membuka paksa blokade jalan yang dilakukan oleh massa pengunjuk rasa. Dan massa masuk kedalam kantor LBH.

Massa kemudian kembali melakukan aksi di jalan Diponegoro, dan massa bertambah dari Sekolah Mahasiswa Progresif dan KASBI. Dalam aksi tersebut massa melakukan orasi antara lain, Kami datang kesini untuk menolak pelantikan presiden RI. Kehadiran kita disini untuk menyampaikan aspirasi biar masyarakat tahu. Kami ingin melakukan aksi namun dihadang oleh pihak Kepolisian makanya kami aksi disini.

Kami aksi disini karena aksi dilarang dan ditahan di Jakarta, Tangerang, Bekasi Depok, sebelum berkuasa Prabowo sudah membatasi dan tidak akan memberikan kebahagiaan kepada rakyat.

Aksi tidak berlangsung lama, kemudian massa membubarkan diri, setelah mendapatkan tekanan dari aparat Kepolisian.

Related Posts

PRESIDEN DAN WAPRES BISA DILENGSERKAN

PRESIDEN DAN WAPRES BISA DILENGSERKAN APABILA : Secara hukum murni sesuai UUD 45 Pasal 7A dan 7B… Bukan opini politik… DASAR HUKUMNYA : Pasal 7A UUD 1945 : Presiden dan/atau…

Polemik Wapres

Dari awal pencalonannya ada 3 isu hukum yang besar yang sampai sekarang masih jadi perdebatan : 1. ISU AWAL : PUTUSAN MK NO. 90/2023 SBP… (Soal Umur)… Ini akar semua……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *