Untaian Ilmu dari Rasulullah: Dari Adab Beribadah hingga Larangan Menyekutukan Allah

(8933)
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Mu’alli, dia berkata, “Ketika aku sedang shalat di dalam masjid, Rasulullah SAW. memanggilku, tetapi aku tidak menjawab panggilannya. Lalu aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku sedang dalam keadaan shalat'”. Beliau bersabda, _”Bukankah Allah berfirman : ‘Jawablah Allah dan Rasul-Nya ketika memanggilmu’._ (QS. al-Anfal : 24). Kemudian beliau bersabda, _”Aku benar-benar akan mengajarkanmu satu surat yang merupakan surat paling agung di dalam al-Qur’an, sebelum engkau keluar dari masjid ini”._ Kemudian beliau memegang tanganku. Ketika aku hendak keluar, aku berkata, “Bukankah engkau akan mengajarkan satu surat yang merupakan surat paling agung di dalam al-Qur’an kepadaku ?” Beliau bersabda, _”Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. (Surat al-Fatihah), yaitu yang di dalamnya terdapat as-Sab’ah al-Matsani (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang) dan seluruh al-Qur’an yang agung, yang diwahyukan kepadaku”._

(8934)
Diriwayatkan dari Abdullah, dia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW., “Dosa apakah yang paling besar dalam pandangan Allah ?” Beliau bersabda, _”Menjadikan sembahan tandingan bagi Allah, padahal Dia yang telah menciptakanmu”._ Aku bertanya lagi, “Kemudian dosa apa ?” Beliau menjawab, “Membunuh anak karena takut nantinya dia akan ikut makan denganmu”. Kemudian aku bertahta lagi, “Kemudian apa ?” Beliau bersabda, _”Berzina dengan istri tetanggamu”._

(8935)
Diriwayatkan dari Sa’id bin Zaid bahwa Rasulullah SAW. pernah bersabda, _”al-Kam’ah termasuk al-Manna. Artinya adalah obat untuk penyakit mata”._

(8936)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Dikatakan kepada Bani Isra’il : ‘Masuklah kalian melalui pintu kota dalam keadaan sujud, dan katakanlah: Hiththatun'”._ Tetapi mereka memasuki pintu kota dengan menarik bokong mereka, jadi mereka melakukan sesuatu yang berbeda dan berkata : _’Hinthatun’._
____
_Hiththatun_, artinya ya Allah ampuni kami.
_Hinthatun_, artinya sebutir padi dalam sepatu berduri.

(8937)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Umar berkata, “Orang yang paling baik membaca al-Qur’an diantara kami adalah Ubay, dan hakim yang paling baik diantara kami adalah Ali. Dan kami meninggalkan sebagian dari perkataan Ubay karena Ubay pernah berkata, ‘Aku tidak meninggalkan sedikitpun apa yang aku dengar dari Rasulullah SAW. Sedangkan Allah berfirman : _’Ayat mana saja yang Kami nasakh-kan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya….'”_ (QS. al-Baqarah : 106).

(8938)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Allah berfirman: “Sebagian anak Adam mendustakan Aku padahal Aku tidaklah demikian, mereka mencerca-Ku padahal mereka tidak berhak melakukannya. Pendustaan mereka terhadap-Ku adalah dengan menganggap bahwa Aku tidak kuasa mengembalikan mereka sebagaimana pertama kali Aku menciptakan mereka. Sedangkan bentuk cercaan terhadap-Ku adalah mengatakan bahwa Aku mempunyai anak. Maha Suci Aku, sama sekali Aku tidak mengambil istri dan anak”._

Related Posts

Rahasia Doa Terakhir Rasulullah Sebelum Wafat

​KN-MADINAH,  Melalui kesaksian  ‘Aisyah RA., terungkap momen-momen intim dan penuh haru mengenai bagaimana Rasulullah SAW menjalani hari-hari terakhirnya. Riwayat ini mengisahkan tentang perpaduan antara ikhtiar pengobatan melalui Al-Qur’an (Ruqyah) dan…

Rahasia di Balik Kalimat Terakhir Rasulullah SAW

​KN-MADINAH, Sebuah riwayat menyentuh dari Ibunda ‘Aisyah RA. mengungkap tabir tentang apa yang dialami seorang Nabi di penghujung usianya. Catatan ini memberikan gambaran tentang keteguhan hati Rasulullah SAW. yang lebih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *