Oleh Ust Adi Hidayat
Kalau muncul kerusakan di bumi bahkan di lautan ada ekosistem yang rusak ada sesuatu yang tidak seimbang kebakaran yang tidak normal ada gempa yang tidak normal ada banjir yang tidak normal maka Qur’an memberikan kesimpulan dasar yang sangat sederhana jika muncul kerusakan di daratan ataupun di lautan maka tidak akan jauh potensinya akibat ulah tangan-tangan manusia.
Maka apa yang terjadi saat ini di Kalimantan jika dikatakan itu musibah karena El Nino, karena Kemarau terpicu kemudian api menyebar baik itu musibah kita terima, kita ikhtiarkan, padamkan bersama dengan cara yang baik-baik tapi saat yang bersamaan kita evaluasi diri kenapa memantik api mudah terbakar.
Tidak mungkin Allah kemudian menetapkan suatu musibah kecuali memberikan hikmah yang mesti kita jangkau di sekitarannya adakah penambangan yang berlebihan, adakah keinginan menanam pohon-pohon tertentu seperti sawit sehingga menebang-nebang yang lainnya misalnya, dan mengganggu ekosistem alam misalnya sehingga memunculkan titik-titik yang kalau itu terkena panas tertentu memunculkan api.
Evaluasi itu yang secara kolektif kemudian kita lakukan tapi jika memang ada yang sengaja membakar satu pohon taruhannya pelakunya dicelupkan ke dalam neraka maka bagaimana dengan ribuan hektare yang dibakar? tinggi nilai kedurhakaannya dihadapan Allah SWT.
Foto: Tangkapan layar Youtube Ustadz Adi Hidayat Official






