(9236)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Sesungguhnya Allah berfirman : Aku akan mengibarkan bendera peperangan terhadap orang yang menyakiti hamba-hamba-Ku yang saleh. Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah wajib dan juga dengan ibadah sunah lainnya, melainkan Aku akan mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku menjadi pendengaran untuk telinganya, menjadi penglihatan untuk matanya, menjadi sentuhan untuk pegangan tangannya, dan menjadi langkah untuk kakinya. Jika dia meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberikannya, jika dia memohon perlindungan kepada-Ku, maka Aku akan melindunginya. Aku tidak akan ragu melakukan apapun sebagaimana Aku tidak ragu mengambil nyawa seorang mukmin, karena ia membenci maut dan Aku tidak suka mengecewakannya”._
(9237)
Diriwayatkan dari Ubadah bin Shamit bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Barangsiapa yang ingin bertemu dengan Allah, maka Allah ingin bertemu dengannya, barangsiapa yang tidak mau bertemu dengan Allah, maka Allah tidak akan menemuinya”._ ‘Aisyah (atau istri beliau yang lain) berkata, “Akan tetapi kami tidak suka terhadap kematian”. Rasulullah menjawab, “Bukan itu maksudnya. Akan tetapi, yang dimaksud adalah bahwa seorang mukmin yang tengah menghadapi kematiannya, kemudian diberikan kabar gembira dengan keridhaan Allah dan berbagai kesenangan surga. Maka dia ingin segera bertemu dengan Allah, maka Allah juga ingin segera bertemu dengannya. Akan tetapi ketika orang kafir menghadapi kematiannya, dia akan mendapatkan kabar buruk berupa siksa dan pembalasan dari Allah, sehingga engkau tidak mau bertemu dengan Allah, maka Allah pun tidak menyukai perjumpaan dengannya”.






