Bursa Capres 2029 Memanas: Prediksi Tokoh Kunci dan Tanggapan PDIP Soal Peluang AHY

KN-JAKARTA — Dinamika politik nasional menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menjadi perbincangan publik. Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyampaikan prediksinya terkait sejumlah figur potensial yang berpeluang didorong partai politik besar pada kontestasi mendatang.

Melalui unggahan di akun X pribadinya, Chusnul memetakan beberapa nama yang dinilai memiliki panggung politik. PDI Perjuangan (PDIP) diprediksi memiliki tiga tokoh utama, yakni Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Pramono Anung. Di sisi lain, Partai Demokrat berpotensi mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sedangkan PSI berpeluang mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Chusnul turut menyoroti siapa sosok yang paling berpeluang mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Ia berharap Prabowo dapat berpasangan dengan AHY, sementara PDIP disarankan mengusung calon presiden sendiri secara independen.
​
​Menanggapi wacana yang berkembang, Politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus menilai AHY masih harus bekerja keras jika ingin bersaing dalam Pemilu 2029. Berdasarkan analisis survei, tingkat elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat itu dianggap masih tertinggal dibanding tokoh-tokoh lain.

“Bagaimana peluang AHY saya kurang tahu, tetapi kalau melihat survei, beliau perlu kerja sangat keras untuk mengejar ketertinggalan. Terutama untuk mengejar ketertinggalan terhadap berbagai tokoh yang sudah muncul dalam radar survei, seperti KDM dan Prabowo sendiri,” kata Deddy di Jakarta.

Pernyataan Deddy tersebut merupakan respons atas pidato AHY pada peringatan 25 tahun Partai Demokrat, yang menyinggung bahwa kekuasaan memiliki batas waktu dan tidak berlangsung selamanya. Deddy menilai pesan tersebut sebagai sinyal politik awal bahwa Partai Demokrat mulai menyusun kalkulasi menuju Pemilu 2029, baik ditujukan kepada partai koalisi pemerintah maupun Presiden.

Sumber: Fajar.co.id

Foto: IG @Interaksinews.id

Related Posts

KENAPA WAPRES GIBRAN RR DI-KUYO2, DIHINA, DIHUJAT DST SAMPAI MAU DILENGSERKAN

Hal tersebut menyinggung 3 hal… Generasi muda… Wapres Gibran… dan Vox Populi Vox Dei… 1. KENAPA… WAPRES GIBRAN… DI-KUYO-KUYO, DIHINA, DIHUJAT…? Ada 2 kacamata… yang berbeda… di masyarakat… 1. Kacamata…

UUD’45 SETELAH DI AMANDEMEN 4X SAMPAI TH 2002, TERNYATA ANTARA PEMBUKAAN KHUSUSNYA ALENIA IV BERTENTANG DENGAN BATANG TUBUHNYA KHUSUSNYA TENTANG DEMOKRASI MAKA PERLU AMANDEMEN KE V (PENYEMPURNAAN)

JASMERAH KONSTITUSI… Pertama kita sepakati dulu pakemnya… Pembukaan UUD 1945 itu tidak boleh diubah… Itu kesepakatan MPR 1999-2002 dan putusan MK Pembukaan adalah Staatsfundamentalnorm… Sumber dari segala sumber hukum Kalau…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *