Demokrasi Pancasila Sebagai Panggilan Kesejarahan Aktivis ’98

KN. Melihat perkembangan politik hari ini dimana gejala sudah menguatnya akar sistem politik di Indonesia yang berwatak Liberal (ongkos politik tinggi) hanya akan menempatkan kelompok atau perorangan yang memiliki modal kapital (uang) untuk eksis dalam kekuasaan, sehingga mereka akan serta merta membawa kepentingan politik tertentu dan bukan untuk kepentingan rakyat.

Melihat fenomena diatas sejatinya para Founding Father’s kita telah menyiapkan satu konstitusi yg didesign untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Oleh hasil musyawarah dan mufakat dari seluruh unsur golongan masyarakat; baik itu intelektual, profesional, budayawan, rohaniawan dan lain sebagainya.
Dimana konstitusi kita itu tertulis dengan jelas antara pembukaan , isi dan penjelasan saling memperteguh semangat kekeluargaan serta gotong royong. Selain itu juga bahwa dalam ideologi pancasila telah di gariskan semangat musyawarah untuk mufakat (sila ke-4) dengan prinsip ke-Tuhanan, Kemanusiaan dan Persatuan untuk mencapai Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Karena itulah maka kami para aktivis 98 yang tergabung dalam Gerakan Nasional ’98, Forbes Bhinneka Tunggal Ika dan Gema Puan dengan ini menyatakan sikap :

1. Menyerukan kepada seluruh elit politik untuk mengembalikan Pancasila sebagai watak Demokrasi dengan Konstitusi UUD 1945
2. Mendesak Pemerintah untuk segera membentuk Komisi Konstitusi agar mengevaluasi segala praktek politik berikut sistemnya yang menyebabkan tumbuhnya mental Korupsi akut secara sistematis. Komisi Konstitusi ini akan diisi oleh para pakar hukum tata negara , wakil wakil golongan , utusan daerah serta kelompok sosial politik lainnya
3. Mengembalikan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menjadi lembaga tertinggi negara, agar ada arah pembangunan yang berkesinambungan dan sistematis supaya kita mampu menghadapi situasi geopolitik

Tiga (3) tuntutan kami diatas adalah sebagai bentuk bagian dari panggilan kesejarahan kami sebagai aktivis 98, yang merasa bertanggungjawab atas situasi dan kondisi hari ini.
Sebagai gerakan moral maka sudah selayaknya dan sepatutnya kami ingin kembali memperjuangkan Demokrasi yang sesuai dengan jatidiri bangsa ini

Jakarta, 28 oktober 2025

Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika

GN 98

Gema Puan

Solidaritas Buruh Nasional

Ikatan Alumni KM Jayabaya

  • Related Posts

    Forum Pimred Multimedia Indonesia Aceh Desak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat Keamanan Pascakerusuhan Hari Damai Aceh

    KN-BANDA ACEH — Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred Multimedia Indonesia) Aceh mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi dan meninjau ulang jajaran pejabat keamanan dan intelijen di…

    TPNPB Imbau Pekerja Sipil Tinggalkan Wilayah Konflik di Papua, Buka Peluang Perundingan

    TPN-JAKARTA — Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan siaran pers yang mengimbau para pekerja sipil di wilayah konflik bersenjata Tanah Papua untuk segera meninggalkan lokasi-lokasi yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *