KN-MEUREUDU, Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak, bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pidie Jaya mulai memanas. Nama petahana yang juga Anggota DPR Aceh, Hery Ahmadi, kembali mencuat sebagai kandidat kuat untuk memimpin partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut untuk masa bakti 2026-2031.
Hery Ahmadi dipastikan tidak melaju sendirian. Terdapat empat nama potensial lainnya yang ikut meramaikan bursa pencalonan. Mereka berasal dari latar belakang legislatif, struktural partai, hingga profesional, yaitu:
Rusydi (Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya periode 2024-2029)
Faisal (Anggota DPRK Pidie Jaya periode 2024-2029)
Nuraidah (Pengurus DPC PKB Pidie Jaya)
Muhammad Ridha (Kalangan profesional/pengusaha)
Tahapan Seleksi Ketat
Seluruh kandidat yang muncul tidak serta-merta langsung ditetapkan. Sesuai dengan mekanisme internal partai, para calon diwajibkan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan dilaksanakan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Tahapan ini menjadi penentu utama sebelum DPP mengeluarkan keputusan final terkait siapa yang akan menduduki kursi Ketua DPC definitif.
Muscab Maraton Se-Aceh
Pelaksanaan Muscab PKB di wilayah Aceh tahun ini digelar secara maraton mulai tanggal 10 hingga 20 April 2026.
Agenda besar ini diawali dari Kabupaten Bireuen, yang kemudian diikuti secara serentak oleh kabupaten/kota lainnya di seluruh Aceh sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan organisasi.
Ketua DPC PKB Pidie Jaya, Hery Ahmadi, menegaskan bahwa seluruh proses suksesi kepemimpinan ini berjalan di atas rel konstitusi partai yang berlaku.
“Prosesnya masih berjalan sesuai tahapan. Kita mengikuti mekanisme organisasi dan saat ini sedang menunggu keputusan dari DPP. Mohon doa restunya agar seluruh rangkaian kegiatan Muscab ini berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Hery Ahmadi.
Momentum Muscab ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian pengurus, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi bagi PKB untuk memperkuat basis suara di Pidie Jaya menjelang agenda politik mendatang.







