KEBANYAKAN SOMBONG DAN JUMAWA ARMENIA KALAH TELAK DENGAN KEMAMPUAN MILITER AZERBAIJAN, TAPI PALING SYOK KARENA PENGKHIANATAN SEKUTU YANG DIANGGAP SETIA INI

Stramed, Semenjak ketegangan sengketa Nagorno-Karabakh merebak lagi mulai 27 September lalu, tidak ada yang mengira Azerbaijan bisa memenangkan perang melawan Armenia tersebut.

Armenia terbilang memiliki superioritas militer lebih tinggi daripada Azerbaijan.

Lantas, mengapa Armenia malah kalah di pertarungan itu?

8 November, pasukan Azerbaijan berhasil menguasai kota Shusha, menguatkan posisi mereka.

Selanjutnya Rusia dan Turki masuk dan mengajukan gencatan senjata yang membuat Armenia mengakui kekalahan mereka.

Kekalahan ini membuat Armenia terkejut, lebih-lebih dengan posisi mereka yang sebenarnya lebih unggul daripada Azerbaijan. Mengapa konflik tidak berjalan seperti yang dibayangkan pemimpin Armenia? Jawabannya terletak pada berbagai salah perhitungan Armenia.(Sosok)

Related Posts

Gencatan senjata AS-Iran rapuh, tapi perlu untuk ruang de-eskalasi kekerasan.

KN-TEHERAN, “Meski disambut banyak pihak, gencatan senjata antara AS dan Iran belum bisa diharapkan untuk menciptakan perdamaian permanen antara AS-Israel dan Iran. Gencatan senjata itu baik secara subtantif maupun perkembangan…

Fog of Information: Kesulitan Analisis Intelijen dalam Mengurai Perang Propaganda Iran vs Amerika Serikat-Israel di Era AI

KN-TEHRAN, Perang propaganda antara Iran versus Amerika Serikat-Israel telah menjadi salah satu dimensi paling rumit dan canggih dalam konflik Timur Tengah tahun 2025-2026. Eskalasi militer langsung yang dimulai sejak Operasi…