KHUTBAH PERTAMA :
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Innalhamdalillah…
Allahu Akbar, Allahu Akbar…
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah…
Marilah kita tingkatkan takwa kita… dengan sebenar-benarnya takwa…
Pada hari ini… SAYA SBP mengajak merenung dari 3 Asmaul Husna yang sangat dekat dengan hidup kita yaitu : Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Hakim…
Allah berfirman :
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
AR-RAHMAN (Maha Pengasih) – Jiwa Sila ke-2 dan ke-3 dari PANCASILA.
Ar-Rahman adalah kasih sayang Allah yang diberikan kepada SEMUA makhluk… tanpa pandang suku, agama, kaya, miskin… Hujan diturunkan untuk semua… Rezeki diberikan untuk semua…
Inilah jiwa Pancasila Sila ke-2 : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dan Sila ke-3 : Persatuan Indonesia…
Bangsa kita terdiri dari 280 juta jiwa… 17.000 pulau… 1.340 suku… Kalau tidak ada sifat Ar-Rahman… kasih sayang universal… maka bangsa ini akan pecah…
Pengamalan Ar-Rahman dalam berbangsa adalah : Tidak boleh kita benci tetangga beda agama… tidak boleh kita diskriminasi saudara beda suku… Inilah Guyub Rukun Selawase…
AR-RAHIM (Maha Penyayang) – Jiwa Sila ke-5 dari PANCASILA.
Kalau Ar-Rahman untuk semua…namun Ar-Rahim adalah kasih sayang khusus Allah untuk hamba-Nya yang beriman dan yang berusaha…
Ar-Rahim mengajarkan kasih sayang yang berkelanjutan… yang ada follow up… bukan hanya kasihan sesaat…
Ini adalah jiwa Sila ke-5 : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia…
Bagaimana kita mengamalkan? Jangan hanya memberi bantuan… tapi beri pemberdayaan… Jangan hanya memberi ikan… tapi beri kail… Petani diberi pupuk… Nelayan diberi solar… Anak miskin diberi beasiswa… Itulah Ar-Rahim dalam bentuk kebijakan…
AL-HAKIM (Maha Bijaksana) – Jiwa Sila ke-4 PANCASILA.
Allah Al-Hakim… Maha Bijaksana… Setiap keputusan-Nya… pasti adil… tidak zalim… menempatkan sesuatu pada tempatnya…
Inilah jiwa Sila ke-4 : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan…
Kata Hikmat itu berasal dari Al-Hakim… Artinya… dalam musyawara… dalam mengambil keputusan… baik di DPR, di Desa, di Keluarga… harus dengan kebijaksanaan… bukan dengan emosi… bukan dengan nafsu… bukan dengan sogok menyogok…
Pemimpin yang mengamalkan Al-Hakim… dia akan takut berbuat curang… karena tahu Allah Maha Melihat…
Jamaah yang SAYA SBP hormati dan banggakan…
Jadi… Pancasila itu tidak bertentangan dengan Islam… Pancasila itu adalah pengejawantahan dari Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Hakim di bumi Indonesia…
Barakallahu lii walakum…
KHUTBAH KEDUA :
Alhamdulillah…
Jamaah yang berbahagia…
Mari kita tutup khutbah ini dengan doa…
Ya Allah… Ya Ar-Rahman, Ya Ar-Rahim, Ya Al-Hakim…
Jadikan kami bangsa yang pandai bersyukur… bangsa yang pengasih dan penyayang… sesama anak bangsa…
Jauhkan kami dari sifat iri, dengki, srei, iren… adu domba…
Bimbing pemimpin kami… dari Presiden sampai Ketua RT… agar memimpin dengan hikmat kebijaksanaan… Al-Hakim…
Robbana atina fiddunya hasanah…
Ibadallah…
InnaAllaha ya’muru bil ‘adli wal ihsan…
Demikian khutbah hari ini dengan doa bermanfaat…salam hormat dan tetap semangat Sbp…
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Disclaimer : Artikel atau tulisan ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis dan redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.







