KN-ACEH TIMUR, Majlis Penyerahan Wakaf Al-Qur’an Aceh (MPWAA) menyalurkan bantuan hasil donasi masyarakat dari tiga negara tetangga—Malaysia, Brunei, dan Singapura—untuk masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (14/02/2026).
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 2.001 Mushaf Al-Qur’an, 1.000 buku Iqra, dan 1.000 Juz Amma. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ustaz Abdullah Aceh bersama tim relawan, didampingi oleh Ketua Forum Keuchik Kecamatan Peureulak, Fadli Sulaiman.
Sasar Lokasi Terdampak Banjir Parah
Penyaluran bantuan difokuskan pada desa-desa (gampong) yang mengalami dampak banjir besar dua bulan lalu, di antaranya:
Gampong Tampak
Gampong Kliet
Gampong Blang Simpo
Gampong Paya Melogo
Gampong Bandroeng, dan sejumlah desa lainnya.
Ustaz Abdullah Aceh menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan untuk Masjid, Balai Pengajian, dan Dayah/Pesantren yang kehilangan fasilitas belajar mengajar akibat terendam atau hanyut terbawa arus banjir.
”Banyak Al-Qur’an dan kitab bacaan di gampong-gampong ini yang rusak atau hilang saat banjir besar melanda. Maka, bantuan ini menjadi sangat mendesak untuk segera disalurkan agar kegiatan keagamaan kembali berjalan,” ujar Ustaz Abdullah.
Keprihatinan Terhadap Kondisi Makam Sultan Peureulak
Di sela-sela penyaluran bantuan, tim rombongan sempat berziarah ke Makam Sultan Alaiddin Sa’id Maulana Abdul Aziz Syah dan istrinya, Putri Meurah Mahdum Khudawi, yang merupakan pendiri Kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara di Gampong Bandroeng.
Ustaz Abdullah mengungkapkan rasa haru sekaligus prihatin melihat kondisi makam dan fasilitas balai pengajian di lokasi tersebut yang rusak pasca-banjir.
“Kondisi makam Sultan sangat memprihatinkan dan saat ini fasilitasnya tidak bisa difungsikan. Hal ini akan kami sampaikan secara khusus dalam Forum Majlis agar ada solusi perbaikan,” tegasnya.
Solidaritas dari Negara Sahabat
Donasi ini berhasil dihimpun berkat peran Tuan Haji Abdul Razak Husen yang mengoordinasikan pengumpulan bantuan dari para dermawan di Malaysia, Brunei, dan Singapura untuk membantu saudara-saudara di Aceh.
Menanggapi bantuan tersebut, Fadli Sulaiman, Ketua Forum Keuchik Peureulak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada tim MPWAA dan para donatur.
“Pasca-banjir, hampir semua sendi kehidupan masyarakat hancur, terutama sektor ekonomi. Kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi kami di Kecamatan Peureulak. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur yang telah peduli,” pungkas Fadli.






