Sambut Ramadhan, Pemkab Pidie Jaya Salurkan 245 Ekor Sapi Bantuan Presiden untuk Warga Terdampak Banjir

KN-MEUREUDU, Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mulai menyalurkan Bantuan Presiden Republik Indonesia bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tradisi Meugang, sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat dalam masa transisi pemulihan pascabencana.
​Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA.Sos, ME, bersama unsur Forkopimda di beberapa titik lokasi yang meliputi tujuh kecamatan, yaitu:
​Kecamatan Meureudu
​Meurah Dua
​Trienggadeng
​Panteraja
​Bandar Dua
​Ulim
​Bandar Baru
​Realisasi Anggaran Rp4,9 Miliar
​Penyaluran bantuan ini berpijak pada Surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.6/848/SJ tertanggal 12 Februari 2026 mengenai Penggunaan Bantuan Presiden untuk Meugang Menjelang Ramadhan 2026.
​Bupati Sibral Malasyi mengungkapkan bahwa total bantuan yang diterima Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mencapai Rp4,9 miliar. Seluruh dana tersebut direalisasikan dalam bentuk pengadaan hewan ternak.
​“Dari total anggaran bantuan Presiden tersebut, kami melakukan pengadaan kurang lebih 245 ekor sapi untuk diserahkan ke gampong-gampong yang terdampak banjir bandang,” jelas Bupati.
​Distribusi Ketat dengan Nomor Seri
​Untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran, setiap ekor sapi telah dilengkapi dengan nomor seri yang disesuaikan dengan data desa penerima. Bupati menegaskan bahwa tidak boleh ada kesalahan dalam pendistribusian di lapangan.
​“Setiap sapi sudah ada nomor serinya. Jika terjadi kekeliruan atau tertukar, wajib ditukar kembali sesuai nomor masing-masing. Tidak boleh berpindah ke desa lain karena akan diperiksa dalam proses distribusi. Camat dan aparatur desa harus mendampingi agar proses ini tertib,” tegasnya.
​Harapan Pemulihan Ekonomi
​Melalui bantuan ini, Pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat dapat sedikit teringan di tengah masa pemulihan, terutama dalam menjaga kekhidmatan tradisi Meugang di Aceh.
​“Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat menikmati Meugang bersama keluarga, menjadi penyemangat untuk bangkit, serta mempercepat pemulihan kehidupan sosial ekonomi pascabencana di Pidie Jaya,” pungkas Sibral Malasyi.

Related Posts

SURAT TERBUKA “GERAKAN KAWAH CANDRA DIMUKA NASIONAL” : ​Kepada Yth : KPI, MENKOMDIGI, dan PIMPINAN 10 TV NASIONAL

SURAT TERBUKA “GERAKAN KAWAH CANDRA DIMUKA NASIONAL” : ​Kepada Yth : KPI, MENKOMDIGI, dan PIMPINAN 10 TV NASIONAL ​Dengan Hormat, ​I. Kami, Rakyat Indonesia yang mencintai negeri ini, melihat satu…

MARI KITA BEDAH BERSAMA : “DA (DANGDUT AKADEMI) INDOSIAR = KAWAH CANDRA DIMUKA BIDANG SENI” PERLU DI CONTOH OLEH TV2 YANG LAIN KHUSUSNYA TV RI 

Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 Bogowonto. ​Betul sekali. Ini contoh nyata “Mendidik, Bukan Sekedar Menghibur”.. ​I. KENAPA DA INDOSIAR LAYAK JADI CONTOH…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *