Kepolisian Asmat diharapkan mengusut raibnya beras jatah ASN

KN. Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat, Absalom Amiyaram geram karena tiga bulan beras milik Aparatur Sipil Negara (ASN) belum diterima.

Ia pun meminta kepolisian di Asmat untuk mengusut tuntas beras jatah ASN tersebut. “Beras yang belum diterima ASN di Asmat, merupakan beras jatah pada bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2023,” terangnya.

Amiyaram mempertanyakan keberadaan beras ratusan ton tersebut. Sebab, berdasarkan laporan kepala distrik, mereka belum menerima beras jatah pada tiga bulan tahun 2023.

“Saya susah laporkan ke polres terkait hal ini, saya minta usut sampai tuntas,” tegas Absalom kepada KabarPapua.co.

Ia menjelaskan beras jatah 3 bulan tersebut merupakan milik ASN di 25 Distrik. “Saya selaku sekda merasa bertanggung jawab atas ASN, makanya saya minta ini usut,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya telah menemui kepala kantor pos Asmat untuk meminta klarIfikasi. Namun, tidak mendapat jawaban yang pasti.  “Kita sudah ketemu kantor pos. Saya merasa belum puas dengan jawabannya,” katanya.

PT Pos ini sebagai transportir (pengiriman) beras ASN, termasuk untuk di Kabupaten Asmat. “Kita akan kejar terus hingga tuntas, karena kita ini dirugikan,” tandasnya.

  • Related Posts

    Analisis Mayjen TNI (Purn) Prijanto: Perbedaan Filosofis Bab XII UUD 1945 dan UUD 2002

    KN-​JAKARTA – Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga purnawirawan TNI, Mayjen TNI (Purn) Prijanto, menyoroti perbedaan mendasar antara muatan Bab XII UUD 1945 asli dengan hasil amandemen tahun 2002.…

    Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

    KN-JAKARTA, Pada 29 April 2026, Pemerintah melalui Menteri Hak Asasi Manusia menyampaikan pernyataan terkait rencana untuk menentukan siapa yang pantas menyandang status aktivis atau pembela hak asasi manusia merupakan satu…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *