China dan Eropa “dipukul” Amerika Serikat, Rusia tidak

KN. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menerbitkan daftar negara yang dikenakan tarif balasan. Namun, sejumlah negara tidak masuk daftar tersebut, salah satunya Rusia.
Gedung Putih menjelaskan Rusia tidak ada dalam daftar tarif balasan, karena negara tersebut telah mendapatkan banyak sanksi setelah perang yang terjadi dengan Ukraina.

Selain Rusia, negara-negara yang tidak dikenai tarif tersebut, Belarus, Kuba, dan Korea Utara. Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya mengatakan, semua negara ini juga telah terkena tarif yang lebih besar.

Selain itu, Kanada dan Meksiko juga dikecualikan dari tarif balasa , karena negara tersebut telah dikenakan tarif tambahan terlebih dahulu sebesar 25% untuk semua barang yang masuk ke AS dari kedua negara.

China mengambil langkah untuk membatasi perusahaan lokal agar tidak berinvestasi di AS, menurut beberapa sumber yang familiar dengan masalah ini. Langkah ini bisa memberikan Beijing lebih banyak pengaruh dalam potensi negosiasi perdagangan dengan pemerintahan Trump.

Beberapa cabang dari lembaga perencanaan ekonomi utama China, yaitu Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC), dalam beberapa pekan terakhir telah diberi instruksi untuk menunda pendaftaran dan persetujuan bagi perusahaan yang berniat berinvestasi di AS, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan identitasnya karena membahas isu sensitif.

Meskipun China sebelumnya telah memberlakukan pembatasan pada beberapa investasi luar negeri terkait dengan kekhawatiran tentang keamanan nasional dan aliran modal keluar, langkah baru ini menegaskan ketegangan yang sedang terjadi antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut, seiring dengan peningkatan tarif yang dilakukan oleh Donald Trump. Investasi keluar China ke AS tercatat mencapai US$6,9 miliar pada 2023, menurut data yang tersedia.

Tidak ada indikasi bahwa komitmen investasi yang sudah ada oleh perusahaan China di AS dan negara lainnya, atau pembelian serta kepemilikan produk keuangan termasuk Surat Utang AS (Treasury), akan terpengaruh, kata sumber tersebut. Namun, belum jelas apa yang menyebabkan NDRC menghentikan proses pengajuan atau berapa lama penangguhan ini akan berlangsung.
NDRC dan Kementerian Perdagangan, yang bertanggung jawab atas persetujuan awal untuk investasi asing perusahaan, tidak segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Saham berjangka AS jatuh ke titik terendah setelah laporan Bloomberg. Saham Eropa juga melanjutkan penurunan mereka.

Pada Rabu (02/04/2025), Trump mengungkapkan rencana tarif timbal balik pada mitra AS, dengan China sekarang menghadapi tarif setidaknya 54% untuk banyak barang. Sebuah memorandum yang dikeluarkan oleh Presiden AS pada Februari lalu meminta sebuah komite pemerintah untuk membatasi pengeluaran China di sektor teknologi, energi, dan sektor strategis AS lainnya.

China telah meningkatkan pengawasan terhadap investasi luar negeri oleh perusahaan domestik setelah aliran modal keluar yang mencatatkan rekor menekan nilai yuan, lapor Bloomberg News awal tahun ini.

Meskipun pembatasan terbaru ini sebagian besar diterapkan pada investasi perusahaan di AS, langkah ini menambah ketidakpastian bagi perusahaan yang berusaha memindahkan produksi ke luar negeri untuk menghindari hambatan perdagangan dan mencoba menavigasi ketegangan global yang semakin intens.

CK Hutchison Holdings Ltd menunjukkan betapa sulitnya lingkungan bagi perusahaan yang terjebak di tengah perselisihan. Konglomerat yang berbasis di Hong Kong itu setuju untuk menjual 43 pelabuhan, termasuk dua di Panama, kepada konsorsium yang dipimpin oleh BlackRock Inc. dengan hasil kas sebesar US$19 miliar bulan lalu. Kesepakatan ini menuai kecaman dari China, yang meminta perusahaan milik negara untuk menunda setiap kolaborasi baru dengan bisnis yang terkait dengan Li Ka-shing dan keluarganya, lapor Bloomberg News minggu lalu.

Data terbaru dari Kementerian Perdagangan China menunjukkan bahwa investasi keluar ke AS merosot 5,2% pada 2023 meskipun ada peningkatan 8,7% untuk semua negara asing. Jumlah kumulatif investasi China di AS hanya mencakup 2,8% dari total investasi luar negeri pada akhir 2023.

Perusahaan domestik yang merencanakan proyek investasi di luar negeri diwajibkan mengikuti prosedur pengajuan dan persetujuan yang biasanya melibatkan Kementerian Perdagangan, NDRC, dan Administrasi Negara untuk Pertukaran Asing.


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui Perwakilan Dagang AS (USTR) mengumumkan daftar negara dengan kebijakan yang menghambat aktivitas perdagangan negara tersebut.
Daftar itu mencantumkan 58 negara, termasuk tiga organisasi antarnegara atau regional yang dianggap memiliki kebijakan tarif penghambat AS. Puluhan negara itu disebutkan dalam Laporan Estimasi Perdagangan Nasional Tahunan yang dirilis pada Senin (31/3).

Menurut data itu, USTR menjelaskan kebijakan dan aturan negara-negara di luar AS yang menghambat perdagangan AS. Aturan itu mengulas berbagai jenis aturan, seperti yang berkaitan dengan tarif hingga aturan nonteknis.

Deretan negara yang disebutkan dalam dokumen itu termasuk negara-negara yang dekat dengan AS, seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Israel, hingga Inggris.

Sejumlah negara Asia Tenggara juga masuk daftar itu, seperti Indonesia, Bangladesh, Singapura, Laos, Brunei Darussalam, Malaysia, hingga Filipina. Daftar itu juga menyertakan tiga organisasi regional dan antarnegara, yakni Liga Arab, Uni Eropa, dan Gulf Cooperation Council.

Daftar itu dirilis dua hari menjelang Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik terbaru. Namun, belum ada kejelasan terkait hubungan laporan ini dengan rencana kebijakan tarif tersebut.

Berikut daftar 58 negara yang masuk dalam laporan USTR karena dianggap memiliki kebijakan penghambat perdagangan AS:

1. Algeria
2. Angola
3. Argentina
4. Australia
5. Bangladesh
6. Bolivia
7. Brazil
8. Brunei Darussalam
9. Kamboja
10. Kanada
11. Chile
12. China
13. Kolombia
14. Kosta Rika
15. Pantai Gading
16. Republik Dominika
17. Ekuador
18. Mesir
19. El Salvador
20. Ethiopia
21. Ghana
22. Guatemala
23. Honduras
24. Hong Kong
25. India
26. Indonesia
27. Israel
28. Jepang
29. Yordania
30. Kenya
31. Korea Selatan
32. Laos
33. Malaysia
34. Meksiko
35. Selandia Baru
36. Nikaragua
37. Nigeria
38. Norwegia
39. Pakistan
40. Panama
41. Paraguay
42. Peru
43. Filipina
44. Rusia
45. Singapura
46. Afrika Selatan
47. Swiss
48. Taiwan
49. Thailand
50. Tunisia
51. Turki
52. Ukraina
53. Inggris
54. Uruguay
55. Vietnam
56. Liga Arab
57. Uni Eropa
58. Gulf Cooperation Council

Uni Eropa mewanti-wanti Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal perang tarif yang digencarkan sejak politikus Republik itu melenggang ke Gedung Putih.
Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan Benua Biru punya rencana kuat membalas perang dagang AS.

Von der Leyen juga mengatakan Eropa terbuka untuk negosiasi dengan Amerika Serikat. Menurut dia, blok ini punya posisi yang kuat.

Posisi kuat itu dibangun dari kesiapan Eropa untuk mengambil tindakan pencegahan yang tegas jika perlu.

  • Related Posts

    Satu Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Total Empat Personel Pasukan Perdamaian Wafat

    KN-BEIRUT – Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) secara resmi merilis kabar duka atas meninggalnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia. Dengan berpulangnya Praka Rico, total personel TNI yang gugur…

    Indonesia’s Energy Diplomacy

    KN-PERSIAN, Pertamina is racing to secure the release of two of its tankers stuck in the Persian Gulf through diplomatic channels, as analysts warn that the recent United States–Iran ceasefire…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *