Yaman Tembak Rudal ke Israel

KN. Situasi Timur Tengah kembali panas. Setelah perang pecah antara Israel dan Iran bulan lalu, ditambah dengan konflik di Gaza yang hingga kini masih terjadi, situasi panas kembali terjadi melibatkan Israel dan Yaman.

Israel mengatakan dua rudal diluncurkan ke arahnya dari Yaman, Senin (7/7/2025). Ini terjadi beberapa jam setelah militer Israel melakukan serangkaian serangan terhadap kelompok Houthi di negara tersebut.

Sebelumnya, Israel menyerang dan menghancurkan infrastruktur milik Houthi, di antara target-target tersebut adalah pelabuhan Hodeida, Ras Isa, dan Salif. Stasiun televisi Al-Masirah juga melaporkan hal itu.

Houthi Yaman telah meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke Israel sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023 setelah kelompok Palestina Hamas menyerang Israel. Kelompok Houthi, yang mengatakan bahwa mereka bertindak sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina, memperbarui serangan mereka pada bulan Maret setelah Israel melanjutkan kampanye militernya di Gaza pada akhir gencatan senjata selama dua bulan di wilayah Palestina.

Mereka juga telah menyerang kapal-kapal pengiriman yang mereka anggap terkait dengan Israel di Laut Merah dan Teluk Aden sejak November 2023. Mereka memperluas kampanye dengan menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris setelah kedua negara tersebut memulai serangan militer yang ditujukan untuk mengamankan jalur air tersebut pada bulan Januari 2024.

Pada bulan Mei, sebenarnya kelompok Houthi memperkuat gencatan senjata dengan AS. Ini mengakhiri serangan Paman Sam yang intens selama berminggu-minggu terhadapnya meski tetap bersumpah untuk terus menargetkan kapal-kapal Israel.

  • Related Posts

    U.S.-Iran Peace Agreement

    KN. Deputy Speaker of the People’s Consultative Assembly (MPR) and member of House Commission XII, Eddy Soeparno welcomed the peace agreement reached between the United States and Iran. Eddy expressed…

    Restrukturisasi Sektor Profesional, PHK di Singapura Meningkat pada Kuartal I-2026

    KN-SINGAPURA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Singapura mengalami kenaikan pada kuartal I-2026. Kementerian Tenaga Kerja Singapura atau Ministry of Manpower (MOM) mencatat, kelompok pekerja berpendidikan sarjana menjadi yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *