Saling mendoakan antar anggota keluarga harus lebih sering, semoga berkumpul di surga

Masuk Surga Bersama Keluarga

Berkumpul bersama keluarga adalah salah satu dari kenikmatan dunia. Siapa yang tidak bahagia dan gembira ketika berkumpul bersama keluarga. Momen bahagia yang tidak bisa digambarkan dan tidak bisa tergantikan dengan kawan atau pun sahabat.

Kita lihat contoh fenomena di Indonesia, ketika momen lebaran idul fithri, kaum muslimin berusaha dan sangat mengusahakan agar berkumpul bersama keluarga. Segala upaya diusahakan agar bisa berkumpul bersama keluarga. Misalnya menebus harga tiket yang mahal, perjalanan yang jauh, macet dan melelahkan serta halangan dan rintangan ketika safar untuk pulang kampung. Hal ini semuanya dilakukan untuk bisa berkumpul bersama keluarga dan berbahagia bersama.

Tentunya kenikmatan di dunia berupa berkumpul dan masuk surga bersama keluarga, juga telah Allah sediakan.

Allah berfirman,

“( yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya.” (QS. Ar-Ra‘du: 23).

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini bahwa Allah akan mengumpulkan seseorang bersama keluarganya, orang tua, istri dan anak-cucunya di surga. Ini adalah dalil satu keluarga bisa masuk surga bersama.[1]

Orang tua dan anak saling tarik-menarik ke surga dengan memberi syafaat

Fasilitas yang Allah sediakan agar keluarga bisa masuk surga bersama yaitu mereka akan saling tarik-menarik agar bisa masuk surga dan berada di surga yang tingkatnya sama. Hal ini Allah anugrahkan agar mereka bisa berkumpul bersama. Bisa jadi sang anak berada di surga tertinggi, sedangkan orang tua berada di surga terendah, maka sang anak mengangkat derajat orang tuanya ke surga yang lebih atas, demikian juga sebaliknya.

Semoga kita semua bisa masuk surga bersama keluarga yang kita cintai.

Selengkapnya: https://muslim.or.id/35908-masuk-surga-bersama-keluarga.html

 

  • Related Posts

    SIBUKKAN DIRI DENGAN KETAATAN

    KN. Waktu terus berjalan, umur terus berkurang, dan kesempatan tidak selalu datang dua kali. Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله berkata: “Umur seseorang beberapa hari saja. Selama raganya sehat, kondisinya aman…

    Baca Al Qur’an

    Alhamdulillahiladzi bini’matihi tattimus Sholihat…. Kita awali hari ini dengan berdoa… نفعنا الله وإياكم بالعلم النافع والعمل الصالح اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً Allahumma inni as-aluka ‘ilman…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *