Haul ke-16 Wali Nanggroe, Aceh Foundation Gelar Doa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim di Aceh Timur

KN-IDI RAYEUK – Memperingati 16 tahun wafatnya deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM), almarhum Paduka Wali Nanggroe Tgk. Muhammad Hasan di Tiro, Aceh Foundation (AF) menggelar doa bersama sekaligus menyantuni puluhan anak yatim pada Rabu (3/6/2026).

Kegiatan khidmat yang melibatkan sedikitnya 40 anak yatim tersebut dipusatkan di Basecamp Aceh Foundation, Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.

Ketua Aceh Foundation, Faisal Rizal Hasan, menyampaikan bahwa momentum ini merupakan hari yang sangat bersejarah, tidak hanya bagi para eks kombatan, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat Aceh.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi eks kombatan dan masyarakat Aceh dalam mengenang meninggalnya Paduka Wali Nanggroe. Kegiatan doa bersama dan santunan ini sudah menjadi rutinitas tahunan yang akan terus kami lakukan,” ujar Faisal Rizal Hasan kepada Aceh Online, Rabu (3/6/2026).

Merawat Ingatan Sejarah untuk Generasi Muda
​Faisal menambahkan, selain sebagai bentuk penghormatan dan pengiriman doa kepada almarhum Wali Nanggroe, peringatan haul ini juga mengemban misi penting untuk merawat ingatan kolektif masyarakat. Sejarah perjuangan Aceh harus terus dikabarkan kepada generasi muda agar tidak lekang oleh waktu.

“Pasca-perdamaian MoU Helsinki, kondisi Aceh semakin membaik dan sejahtera. Kami berharap catatan sejarah dan perjuangan Aceh ini akan terus dikenang oleh regenerasi kita kelak,” harapnya.

Merasakan Buah Manis Perdamaian
​Suasana haru sekaligus syukur juga dirasakan oleh keluarga besar eks kombatan. Meli, salah seorang istri almarhum kombatan GAM yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas kedamaian yang dirasakan Aceh hari ini.

Menurutnya, ketenteraman yang dinikmati masyarakat saat ini tidak lepas dari fondasi perjuangan yang diletakkan oleh almarhum Hasan Tiro semasa hidupnya.

“Setelah 16 tahun meninggalnya Wali Nanggroe, hari ini kita semua bisa menikmati hasil dari perdamaian Aceh. Semua ini tidak lepas dari peran besar almarhum. Semoga sejarah ini akan selalu dikenang oleh generasi yang akan datang,” ungkap Meli.
​

Foto:
Ketua Aceh Foundation, Faisal Rizal Hasan, menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim dalam peringatan Haul ke-16 Wali Nanggroe Tgk. Muhammad Hasan di Tiro di Aceh Timur, Rabu (3/6/2026). (Foto: M. Daniel)

Related Posts

Buruh Meminta Menteri Keuangan untuk Pembalut Wanita Pajaknya 0 Persen, Termasuk JHT Juga Pajaknya 0 Persen

KN. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mendesak Menteri Keuangan melakukan reformasi perpajakan yang meringankan beban pekerja. Tuntutan tersebut meliputi pajak pembalut perempuan…

Menyampaikan Usulan Kepada Pemerintah dari Mulai Meminta Pembalut Wanita Pajaknya 0 Persen, Pajak JHT 0 Persen, Sampai Kenaikan Nilai Upah Minimum yang Tidak Kunjung Disahkan

KN. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mendesak pemerintah segera memberikan kepastian mengenai penetapan upah minimum 2027. KSPI dan Partai Buruh mengusulkan kenaikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *