Bapanas Proyeksikan Produksi Beras Nasional Mengalami Penurunan Tahun Ini

KN-JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, menyatakan adanya potensi penurunan produksi beras nasional pada tahun ini. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional secara umum masih berada dalam kondisi yang relatif aman berkat akumulasi surplus dari tahun-tahun sebelumnya.

​Amran menjelaskan bahwa pada tahun lalu, Indonesia berhasil mencatatkan surplus beras yang cukup signifikan mencapai 4 juta ton. Namun, menjelang akhir tahun, angka tersebut mengalami penurunan tipis sebesar 0,2 persen atau setara dengan kurang lebih 80 ribu ton.

​”Meskipun ada penurunan, kita masih mencatatkan surplus hingga 4 juta ton selama dua tahun terakhir,” ujar Amran Sulaiman.

​Merujuk Data Proyeksi BPS Januari–Juli 2026

​Menurut Amran, indikasi penurunan produksi tahun ini merujuk pada data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan basis data tersebut, BPS memproyeksikan performa produksi beras nasional sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.

​Berikut adalah poin utama perbandingan produksi berdasarkan data BPS:

  • Proyeksi Tren: Produksi beras sepanjang Januari–Juli 2026 diperkirakan mengalami penurunan.
  • Selisih Volume: Penurunan diproyeksikan mencapai 0,08 juta ton jika dibandingkan dengan volume produksi pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

​Langkah Antisipasi Pemerintah

​Menyikapi proyeksi penurunan ini, Bapanas bersama pemangku kepentingan terkait terus memantau ketersediaan stok di pasaran dan tingkat harga di level konsumen. Langkah-langkah strategis seperti optimalisasi penyerapan gabah petani dan manajemen cadangan beras pemerintah (CBP) akan terus diperkuat guna memastikan stabilitas pasokan pangan tetap terjaga hingga akhir tahun.

Related Posts

UNTUK MEMPERCEPAT PEMBAHASAN UU YANG BERKAITAN DENGAN PERAMPASAN ASET DIBUATKAN “OMNIBUS LAW” DAN TIDAK PERLU HUKUM ACARA BARU, INI TINDAK PIDANA KHUSUS

NAH… INI SOLUSI CERDAS… IDE “OMNIBUS LAW” UNTUK PERAMPASAN ASET : ​MARI KITA BEDAH BERSAMA GAGASAN TSB : ​I. KENAPA GAGASAN TSB MASUK AKAL? ​A. MEMPERCEPAT 15 TAHUN JADI 1…

PEMBAHASAN RUU PERAMPASAN ASET SEJAK 2011 S/D 2026 BELUM KUNJUNG SELESAI oleh Marsda Purn Sobandi Parto

PERTANYAANYA ADALAH : 1. APA MASALAHNYA? 2. KENAPA DEMIKIAN ? 3. SEJAUH MANA DPR RI KONSEN DLM PEMBERANTASAN KORUPSI ? 4. KENAPA PEMERINTAH TIDAK MENGELUARKAN PERPPU DEMI TERLAKSANANYA PERAMPASAN ASET?…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *