KN-JAKARTA — Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menyentil langkah politik Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah menyatakan dukungan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat selama dua periode.
Saiful mempertanyakan apakah komitmen politik para elite partai tersebut benar-benar mencerminkan dan sejalan dengan aspirasi para konstituen mereka.
“Gerindra, Golkar, PKB, dan PAN bilang akan milih Prabowo dua periode. Sekarang, apakah pemilih partai-partai itu memilih Prabowo?” kata Saiful, Sabtu (17/10/2026).
Kesenjangan Sikap Elite dan Pilihan Pemilih
Berdasarkan hasil survei nasional SMRC periode Oktober 2026, Saiful mengungkapkan adanya kesenjangan yang cukup signifikan antara sikap pengurus elite partai dengan preferensi pilihan politik para pendukungnya.
Dalam simulasi calon presiden, porsi pemilih dari keempat partai tersebut yang menjatuhkan pilihan kepada Prabowo terbilang masih relatif kecil:
Gerindra: 20 persen
Golkar: 17 persen
PAN: 8 persen
PKB: 4 persen
Atas dasar temuan tersebut, Saiful mempertanyakan peran keterwakilan partai politik terhadap suara pemilihnya di akar rumput.
“Partai-partai itu lantas mewakili siapa?” tegasnya.
Dedi Mulyadi Puncaki Survei Capres SMRC Oktober 2026
Rilis survei nasional SMRC yang dilaksanakan pada 1–10 Oktober 2026 ini mengukur elektabilitas tokoh-tokoh potensial calon presiden melalui simulasi semi-terbuka dengan menyodorkan 24 nama.
Hasilnya menunjukkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berada di posisi teratas dengan tingkat dukungan mencapai 35,5 persen.
Posisi berikutnya diisi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dengan 10,3 persen, disusul oleh Presiden Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan 9,8 persen.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, memaparkan bahwa keunggulan Dedi Mulyadi berjarak cukup jauh dari nama-nama lainnya. Sementara persaingan antara Anies dan Prabowo relatif berimbang.
“Setelah Dedi Mulyadi, ada Anies Baswedan, nah, 10,3 persen. Jadi, Dedi dengan Anies itu signifikan bedanya, ya, 25 persen selisihnya. Kemudian setelah itu ada Prabowo Subianto, 9,8 persen. Jadi ini imbang,” ujar Deni.
Perolehan Elektabilitas Tokoh Lainnya
Selain tiga besar tersebut, survei SMRC juga merekam tingkat dukungan terhadap sejumlah figur politik lainnya:
|
Tokoh Politik |
Elektabilitas (%) |
|---|---|
|
Purbaya Yudhi Sadewa |
5,0% |
|
Ganjar Pranowo |
5,0% |
|
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) |
2,1% |
|
Sherly Tjoanda Laos |
1,8% |
|
Mahfud MD |
1,7% |
|
Kaesang Pangarep |
1,2% |
|
Pramono Anung Wibowo |
1,0% |
Foto: Ilustrasi, sumber foto: IG @Interaksinews.id







