MEDAN DAN 5 KOTA LAINNYA DISEBUT SEBAGAI ZONA KUNING VIRUS CORONA: ‘HOAX’

Foto: Ilustrasi, sumber foto: Info Surabaya

Stramed, Sebuah pesan berantai di media sosial, khususnya Whatsaap menyebutkan bahwa, sebanyak 6 kota di Indonesia ditetapkan sebagai zona kuning virus corona (COVID-19). Tak tanggung-tanggung, bahkan pesan yang belum diketahui secara pasti siapa pihak awal yang membuatnya ini mencatut, jika informasi tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam pesannya, sebuah akun Whatsaap bernama Tony Petra JKT mengatakan bahwa, keenam Kota yang merupakan zona kuning virus corona ini masing-masing adalah Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Bali dan Manado.

Karenanya ia mengimbau agar menyediakan masker di rumah dan hand sanitizer. Selain itu ia meminta agar mengusahakan untuk jangan dulu ke tempat-tempat umum dan traveling.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan melalui Sekretaris Dinas dr Aris Yudhariansyah membantah keras bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar. Ia menyebutkan, Kemenkes maupun Dinas Kesehatan Sumut, sama sekali tidak ada mengeluarkan pernyataan jika 6 kota tersebut (termasuk Medan) sebagai zona kuning COVID-19.

“Dipastikan berita bohong,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Sementara itu, anggota Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, dr Restuti Hidayani Saragih, Sp.PD, K-PTI, FINASIM, M.H.(Kes) juga mengatakan bahwa sampai saat ini Kemenkes RI tidak ada mengeluarkan peringatan terkait adanya zona kuning atau warna apapun di Indonesia terkait COVID-19.

Karenanya ia meminta kepada semua pihak agar membantu melawan hoax dan menyebarluaskan informasi yang benar. “Bersama kita bisa, lawan hoax, tetap siap siaga menghadapi COVID-19,” sebutnya.

Terpisah, PIC Tim PINERE RSUP Haji Adam Malik, dr Ade Rahmaini SpP, menambahkan, jika sampai saat ini pihaknya belum ada satupun konfirmasi pasien COVID-19. Karenanya, ia mengimbau agar masyarakat tetap berpikir positif, apalagi Dinas Kesehatan sudah menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Yang penting tetap waspada dan jaga kesehatan. Jangan lupa tetap berdoa agar (COVID-19) tidak masuk ke Indonesia virus nya,” tandasnya.

Sumber: Medan Bisnis Daily

Related Posts

Soroti Putusan MK dan RUU Perampasan Aset, RPKUD 1945 Dorong Terobosan Hukum dan Ketepatan Istilah

KN-JAKARTA — Saluran siaran RPKUD 1945 kembali mengudara dengan menyoroti dua isu hukum dan politik yang tengah hangat diperbincangkan publik di media sosial, yakni Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa…

Amnesty International Indonesia Kecam Represi Demo Karhutla, Desak Penetapan Bencana Nasional

KN-JAKARTA — Amnesty International Indonesia mengecam keras dugaan tindakan represif dan penggunaan kekuatan berlebih oleh aparat keamanan terhadap massa aksi protes terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gelombang demonstrasi masyarakat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *