SERIKAT BURUH DAN INSPIRASI DARI DIDI KEMPOT JIWA SOLIDARITAS YANG DALAM

Foto: Didi Kempot, sumber foto: Iwanbanaran.com

Stramed, Sobat Ambyar, Sad Boys, Sad Girls hari ini bersedih kehilangan Lord,Godfather of Broken Heart, Sang Maestro, Legend, Sobat ambayar yang meninggal tapi pagi tgl 5/5/2020. Orang yang paling ngetop saat ini di blantika musik Indonesia, pelantun lagu tradisi berbahasa Jawa, Pop Campur Sari , musik pinggiran , nada galau, kesedihan yang dalam, patah hati, walaupun berasal dari pinggiran tapi lagunya menembus batas agama, suku, budaya, generasi, juga belahan dunia. Didi Kempot mencipta hampir kurang lebih 800 lagu dalam masa 30 th dia berkarya.

Dia meninggal pada saat puncak kejayaannya,konsernya di stasiun tv, hotel, stadion selalu heboh dihadiri sobat ambyar anak muda generasi milenial, dimana sebelumnya dirinya hanya seorang pengamen di trotoar dikota Solo yang berjuang ke Ibu kota dengan penuh perjuangan kesulitan hidup, akhirnya sukses setelah menunggu selama 30 th. Pejabat, sobat ambyar, artis, mengucapkan belasungkawa atas kepergiannya menuju alam keabadian.

Jiwa Solidaritas Seorang Bapak Patah Hati Indonesia, indentik dengan prinsif jiwa buruh.

Dalam Konser amalnya di salah satu stasiun tv untuk membantu menanggulangi Covid-19 dalam waktu 3 jam , mendapatkan donasi sebesar 7.6 miliar, semuanya dia sumbangkan, para pemainnya dia bayar dengan uangnya sendiri.

Setiap konser dihadiri oleh penggemarnya yang militan dengan mambawa spanduk, atribut dan semangat. Mereka datang dari seluruh Indonesia untuk joget dan minikmati sair lagunya yang menyayat hati dan jiwa. Begitu juga dengan di setiap agenda buruh juga ada masa aksi, selalu ada spanduk, artribut , jiwa semangat, orasi yang memotivasi perjuangan beda dengan sair lagunya sobat ambayar tapi esensinya sama ada ungkapan kegalaun , kesedihan, perlawanan , kecemasan masa depantidak jelas, ketidak pastian kehidupan.

Ayo kita berjuang
Jangan pulang sebelum memang.
(Syair lagu penyemangat buruh)

Ada solidaritas sesama untuk saling mendukung,berbagi, menyemangati dalam suka dan duka, mendoakan satu sama lain terutama menghadapi situasi pandemi Corona saat ini.
Ketekunan, Solidaritas,Perduli, Berbagi adalah hal yang bisa pelajari lebih dalam oleh Serikat Pekerja dari Maestro Almarhum Didi Kempot.

Terus semangat, terhubung satu sama lain, usaha yang tidak mengenal putus ada tidak akan menghianati hasilnya.
Patah hati tidak apa yang penting tetap semangat.
Belum ketemu masih tetap dipikiran.
Tanjung mas tinggal janji.
Itulah kira- kira beberapa cuplikan sair dari beberapa lagunya .

Selamat jalan Father , Lord, Pak De istirahatlah dalam damai Sang Ilahi.

Salam sehat dan damai
Putu Raka A.P.
Dept Pendidikan & Pelatihan
Aspek Indonesia.

Related Posts

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

KN-SIEM REAP, KAMBOJA – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs…

U.S.-Iran Peace Agreement

KN. Deputy Speaker of the People’s Consultative Assembly (MPR) and member of House Commission XII, Eddy Soeparno welcomed the peace agreement reached between the United States and Iran. Eddy expressed…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *