Foto: Ayub Manuel Pongrekun, sumber foto: Ist
Stramed-Jakarta, Momentum hari Buruh, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melalui Akspel Forum for Young Leader mengelar diskusi virtual dengan tema “Ciptakerja Ditunda, PHK Melanda, Pra-kerja Waspada” Sabtu (2/5/2020).
Diskusi Virtual ini di buka langsung oleh Korneles Galanjinjinay (Ketua Umum GMKI) serta dihadiri enam narasumber diantarannya Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI), Benny Rhamdany (Kepala BP2MI), Prof. Muchtar Pakpakhan (Tokoh Buruh), Timboel Siregar (Pengamat Tenaga Kerja & Jaminan Sosial), Ayub Manuel Pongrekun (Pengusaha Muda), Enny Sri Hartati (Ekonom Indef) dan dimoderatori oleh Christian Patricho Adoe (Pengurus Pusat GMKI).
Ayub Manuel Pongrekun (Pengurusa Muda) mengatakan Kartu prakerja muda di akses banya orang. Di papua sini meng akses kartu pra kerja masih sangat susah dilakukan karena terkendala teknis registrasi nya.
Lebih lanjut, ayub mengataakan Pengusaha dan pekerja harus disenergikan dengan baik. tapi tentunya pemerintah juga harus berpihak kepada kepentingan bangsa jangan sampai lebih berpihak pada kepentingan kepentingan global, ekonomi global pemasuk masuk elit global kelompok kelompok neo kolim yang berusaha menguasai bangsa kita melalui undang undang omnibus law ini.
Mantan Ketum GMKI ini juga memaparkan, dampak dari phk yang telah dikerjakan oleh pemerintah Timika saya mungkin bisa sharing kepada semuannya adalah program padat kerja yang yang lebih banyak berdayakan orang orang yang terutama yang di PHK dan masyarakat – masyarakat kecil.
Lanjutnya, ayub berharap harus ada program stimulus korban phk dalam bentuk usaha – usaha sehingga upaya upaya berdikari bisa di laksanakan dengan baik.
Realokasi dana dana daerah klw bisa di distribusikan ke daerah. karena kalau daerah digerakan ekonominya di tengah masyarakat ekonomi akan bisa berputar Bersama program program padat karya di daerah.
Di akhira kesempatan ayub mengatakan kita harus tetap optimis tetap harus kerja dan berkarya karna klw kita tidak optimis, tidak berkerja dan tidak berkarya kita tidak akan bisa melakukan apa – apa. (AFFYL)







