Aliansi Masyarakat Bersatu Sumut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Oknum Anggota DPRD

KN-JAKARTA, Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sasaran penyampaian aspirasi masyarakat daerah. Pada Jumat siang (30/1/2026), sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Bersatu Sumut menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

​Aksi yang dimulai pukul 13.35 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 15 orang peserta di bawah koordinasi Yudi. Kedatangan massa bertujuan untuk mendorong pimpinan KPK agar memberikan perhatian khusus terhadap dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Utara.
​Soroti Dugaan Money Laundering
​Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk besar yang secara spesifik menyoroti dugaan praktik pencucian uang atau money laundering yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
​Spanduk tersebut mencantumkan pesan yang cukup lugas:
​”Diduga kuat adanya perbuatan (money laundry) anggota DPRD Sumut inisial ‘Jon Tar’ dari fraksi DPRD Sumut mohon segera diaudit dan dimohon tindaknya pak. Kami bersama pimpinan KPK RI”.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa ini berlangsung cukup singkat dan tertib. Massa hanya melakukan pembentangan alat peraga berupa spanduk di depan gedung lembaga antirasuah tersebut.

 

Related Posts

Jamin Kesehatan Warga, Pemprov Lampung Kucurkan Rp125 Miliar untuk Perluas Kepesertaan BPJS

KN-BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen kuatnya dalam menjamin hak pelayanan kesehatan masyarakat di 15 kabupaten/kota. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Lampung bersama DPRD menyepakati pengalokasikan anggaran sebesar Rp125 miliar…

Aktivis Ingatkan Khittah Militer Bukan untuk Urus Sipil

JAKARTA — Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Jakarta Selatan menggelar diskusi publik yang menyoroti kondisi demokrasi dan hukum di Indonesia. Diskusi yang berlangsung pada Senin, 18…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *