AS JATUHKAN SANKSI TERHADAP TURKI

Foto: Pasukan rezim Suriah, sumber foto: AFP / Gihad Darwish

 

 

Stramed,  Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada Turki Senin (14/10) karena menuntut diakhirinya serangan mematikan terhadap pejuang Kurdi Suriah, menuduh mitra NATO-nya menempatkan warga sipil dalam risiko yang memungkinkan pembebasan ekstremis Islamic State (IS).

Tindakan itu terjadi beberapa jam setelah pasukan rezim Suriah kembali untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun ke bagian timur laut negara itu, diundang oleh para pejuang Kurdi yang sangat membutuhkan perlindungan saat Amerika Serikat menarik diri, seperti yang dikutip dari AFP.

Presiden Donald Trump mengambil tindakan luar biasa terhadap sebuah negara yang secara resmi merupakan sekutu AS ketika ia menghadapi kritik yang meningkat di dalam negeri, dimana biasanya anggota parlemen yang mendukung menuduhnya meninggalkan Kurdi yang telah mempelopori perjuangan melawan kelompok Islamic State (IS).

Saya sepenuhnya siap untuk segera menghancurkan ekonomi Turki jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan yang berbahaya dan destruktif ini, ujar Trump dalam pernyataannya.

Departemen Keuangan mengatakan sedang menjatuhkan sanksi pada menteri pertahanan, dalam negeri dan energi Turki, membekukan aset AS mereka dan melakukan transaksi AS dengan mereka sebagai kejahatan.

Tetapi Ketua DPR Nancy Pelosi mengkritik sanksi tersebut di Twitter. Nancy menulis mereka “gagal untuk membalikkan bencana kemanusiaan yang disebabkan oleh Trump, pengambilan keputusan sendiri yang tidak jelas.

Melansir dari AFP, Wakil Presiden Mike Pence mengatakan dia akan melakukan perjalanan segera ke Turki dan bahwa Trump telah menelepon Erdogan pada hari Selasa (16/10) untuk mendesak Turki mengakhiri serangan.

Trump mengatakan dia juga mengakhiri pembicaraan tentang kesepakatan perdagangan AS-Turki sekitar 100 miliar USD dan memaksakan kembali tarif 50 persen baja Turki.

Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi 50 persen pada Turki tahun lalu untuk memenangkan pembebasan seorang pendeta evangelis yang penahanannya telah menggerakkan massa Trump.

Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan minggu depan dia akan menuju ke Brussels untuk meminta sekutu NATO untuk menghukum Turki atas serangan itu.

NATO telah lama dianggap menjaga Turki di orbit Barat, tetapi Erdogan membuat marah Amerika Serikat awal tahun ini dengan membeli sistem pertahanan rudal S-400 utama dari Rusia.(Red)

Related Posts

Hari Ini FSPMI KSPI Turun ke Jalan, Ribuan Buruh Kepung DPR RI

KN-JAKARTA, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) hari ini menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan DPR RI. Aksi ini diikuti oleh ribuan buruh dari berbagai daerah sebagai bentuk perlawanan…

Memanasnya hubungan Vatikan dengan AS

KN-Newyork, Hubungan antara Amerika Serikat dan Vatikan memanas sejak awal 2026 di tengah konflik di Timur Tengah. Ketegangan ini dipicu oleh kritik Paus Leo XIV, paus pertama kelahiran Amerika Serikat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *