Fraksi PKS DPRK Dukung Penuh Wali Kota Tegakkan Syariat Islam Terintegrasi di Banda Aceh

KN-BANDA ACEH — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRK Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah Wali Kota Banda Aceh dalam menegakkan Syariat Islam. Fraksi PKS mendorong agar pelaksanaan syariat dilakukan secara terintegrasi, terpadu, dan berkesinambungan di seluruh aspek kehidupan masyarakat kota.

​Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pdi, M.Ag, menyatakan bahwa penegakan Syariat Islam bukan sekadar amanah konstitusi daerah, melainkan roh utama dari pembangunan Banda Aceh.

​“Fraksi PKS DPRK Banda Aceh berdiri tegak bersama Wali Kota untuk memastikan Syariat Islam ditegakkan secara menyeluruh. Ini adalah tugas langsung yang diberikan oleh DPD PKS Banda Aceh kepada fraksi. Kami akan mengawal ketat kebijakan pemko agar pelaksanaan qanun benar-benar hadir dalam kehidupan nyata masyarakat,” tegas pria yang akrab disapa Tumad tersebut.

​Sinergi Lintas Sektor dan Penguatan Muhtasib Gampong

​Untuk mewujudkan penegakan yang optimal, Fraksi PKS menekankan pentingnya integrasi kebijakan serta sinergi lintas sektoral di antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga dinilai sangat krusial.

​Secara khusus, Tumad menyoroti pentingnya penguatan peran muhtasib gampong. Lembaga ini dinilai sebagai ujung tombak pengawasan syariat yang berbasis langsung di tengah-tengah masyarakat desa (gampong).

​Menjadi Barometer Syariat Islam di Provinsi Aceh

​Sebagai ibu kota provinsi, Banda Aceh memikul tanggung jawab besar. Fraksi PKS menegaskan bahwa implementasi syariat di kota ini harus mampu menjadi role model (panutan) dan barometer kesuksesan bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh. Keberhasilan Banda Aceh akan menjadi tolok ukur serta inspirasi dalam mewujudkan masyarakat yang Islami dan beradab.

​Atas dasar itulah, Fraksi PKS memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Banda Aceh yang telah menempatkan Syariat Islam sebagai program prioritas pembangunan. Langkah ini dinilai selaras dengan visi besar mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang Islami, berkarakter, sekaligus inklusif.

​Ajakan Kolaborasi Semua Pihak

​Menutup pernyataannya, Tuanku Muhammad yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PKS Banda Aceh ini mengajak seluruh elemen warga untuk menyatukan barisan demi menjaga kesucian kota.

​“Kami percaya bahwa dengan sinergi dan kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan semua stakeholder masyarakat, Banda Aceh akan semakin kokoh sebagai kota yang berkarakter Islami. Fraksi PKS siap mengawal amanah ini hingga tuntas,” pungkasnya.

Foto: Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pdi, M.Ag, sumber foto: Dprk.bandaacehkota.go.id

Related Posts

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi     

KN-Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum terus mengoptimalkan penyelesaian sengketa kekayaan intelektual (KI) alternatif dengan mekanisme mediasi melalui sistem Pengaduan Daring Pelanggaran KI atau e-Pengaduan. Dalam…

Wamen Imipas Silmy Karim  Serahkan Diri ke KPK Pasca OTT

KN-JAKARTA — Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimpas), Silmy Karim, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangan Silmy tersebut bertujuan untuk menyerahkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *