GEGER, TENTARA CANTIK ARMENIA DAN GADIS-GADIS CILIK DIJADIKAN SERDADU

Stramed, Dengan dalih membela tanah air, Angkatan Bersenjata Armenia merekrut sejumlah gadis-gadis cilik dan wanita untuk diterjunkan dalam perang melawan pasukan Azerbaijan. Ada bukti yang menunjukkan militer Armenia tak segan mengorbankan gadis-gadis cilik bahkan wanita berparas cantik untuk bertempur di Nagorno-Karabakh (Artsakh).

Foto pertama diunggah oleh akun Twitter resmi Kedutaan Besar Azerbaijan untuk Austria. Dalam foto tersebut, tampak ada enam gadis cilik yang tengah memegang senapan jenis AK-47, di depan sejumlah tentara Armenia.

Tak hanya itu, Kedutaan Besar Azerbaijan untuk Austria juga menuding pasukan Armenia melakukan kamuflase dengan menjadikan sekolah taman kanak-kanak menjadi markas militer.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Armenia, Mayor Shushan Stepanyan, mengunggah seorang wanita cantik yang juga tengah menenteng senapan AK-47 di Nagorno-Karabakh. Legkap dengan seragam tempur, wanita itu tampak berfoto bersama pria yang disebut adalah ayahnya.

Seorang ayah dan putrinya melindungi tanah airnya,” tulis Stepanyan di Twitter.

Meski sudah melewati tiga kali kesepakatan gencatan senjata, dan satu kali perjanjian untuk tidak menargetkan serangan ke pemukiman dan fasilitas sipil, Perang Armenia-Azerbaijan faktanya semakin mengganas. Saling tuduh antara kedua negara, membuat sejumlah perjanjian gencatan senjata gagal menghentikan perang.(Viva)

Related Posts

JARINGAN ADVOKASI TAMBANG : Dari Hulu yang Robek ke Kampung yang Tenggelam: Banjir Sumatera dan Ledakan Izin Ekstraktif

KN. Banjir dan longsor beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir bukan sekadar bencana hidrometeorologis biasa, tetapi gejala dari krisis tata kelola ruang di Pulau Sumatera.…

Rusia akan bantu CSTO

KN. Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di kediaman Yntymak Ordo di Bishkek, Kirgistan, untuk menghadiri pertemuan puncak Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO). Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia telah mengusulkan…