KHUTBAH JUMAT: “BICARA, BERBUAT DAN BERTINDAK YANG MENYEJUKAN HATI”

KHUTBAH PERTAMA :
​Alhamdulillahirobbil ‘alamin
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
​Ma’asyiral Muslimin Rohimakumullah :
Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
​Kita hidup di zaman yang bising. Bukan bising karena suara, tapi bising karena ucapan.
Di medsos, di warung kopi, di kantor, di jalan… yang keluar seringkali : hujatan, hinaan, makian…
​Padahal Allah sudah berpesan dalam Al-Qur’an :
“Dan berkatalah kepada manusia dengan kata-kata yang baik”
​Apa itu “yang menyejukkan hati”?
Itu ucapan yang bikin orang tenang, bukan panas.
Itu perbuatan yang bikin orang lega, bukan luka.
Itu tindakan yang mempersatukan, bukan memecah belah.
​Rasulullah SAW bersabda :
“Seorang muslim adalah yang muslim lainnya selamat dari lisan dan tangannya”
​Artinya : Kalau lisan kita masih suka menghujat, tangan kita masih suka menzalimi… maka iman kita perlu dipertanyakan.
​Mengapa menghujat, menghina, memaki itu perbuatan setan ?
Karena kerja setan ada 3 yaitu:
​Memecah belah → “Hasut sana, hasut sini”
​Mengecilkan orang → “Hina, rendahkan martabat”
​Membakar emosi → “Bikin marah, bikin benci”
​Bukankah itu yang kita lihat setiap hari di kolom komentar?
Padahal kita ini bersaudara. Tetangga. Sebangsa. Setan tertawa kalau kita bertengkar.
​KHUTBAH KEDUA :
​Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
​Lalu bagaimana caranya “Bicara, Berbuat, Bertindak yang Menyejukkan”?
​BICARA YANG MENYEJUKAN = “JUJUR & SANTUN”..
Kritik boleh. Tapi kritik membangun, bukan menghancurkan.
Sebelum bicara tanya 3 hal : Benarkah? Perlukah? Baiklah?
Kalau tidak lolos 3 itu, lebih baik diam.
​BERBUAT YANG MENYEJUKAN = “ADIL & PEDULI”..
Gotong royong. Bantu tetangga kena banjir. Tanam pohon. Bersihkan selokan.
Seperti pesan kutbah ini : GOTONG ROYONG DEMI KEMANUSIAAN :
Itu menyejukkan, karena meringankan beban orang lain.
​BERTINDAK YANG MENYEJUKKAN = “BERANI & TEGAS TAPI BIJAK”..
Tumpas koruptor sampai tuntas. Tapi dengan hukum, bukan dengan maki-maki.
Jaga negara dengan gagah, tapi tetap santun. Seperti TNI.
​PENUTUP :
​Wahai saudaraku…
Dunia sudah panas karena bencana, karena politik, karena ekonomi.
Jangan kita tambah panas dengan lisan dan kelakuan kita.
​Mari kita jadi “penyejuk”.
1 ucapan baik bisa menyelamatkan 1 hati.
1 tindakan baik bisa menyelamatkan 1 kampung.
​Dengan doa Allah menjadikan kita umat yang rahmatan lil ‘alamin.
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…
​DOA setelah KHUTBAH :
Allahummaj’alna minal qoilinal haqqi wa ‘amilina bihi…
Ya Allah jadikan kami orang yang berkata benar dan mengamalkannya.
Jauhkan kami dari lisan yang menyakiti, dari hati yang dengki, dari perbuatan setan.
Jadikan negeri kami negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
​Demikian kutbah hari dengan doa bermanfaat… marilah kita selalu ingat dengan 3 hal JU A RA (JUJUR dalam bicara, ADIL dalam berbuat dan BERANI dalam bertindak yang BIJAK…suwun… salam hormat dan tetap semangat Sbp…WASSALAM MUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH…

  • Related Posts

    Mutiara Doa Rasulullah SAW

    (9210) Diriwayatkan dari Anas bahwa doa yang paling banyak dibaca oleh Rasulullah SAW., yaitu : _”Ya Allah, anugerahkanlah kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat kepada kami, dan peliharalah kami…

    Anjuran Membaca Doa Perlindungan dari Bakhil, Malas, Utang, dan Fitnah Dajjal

    (9208) Diriwayatkan dari Sa’id bin Abi Waqash bahwa Rasulullah SAW. memerintahkan para sahabat membiasakan diri membaca doa : _”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat bakhil, aku berlindung kepada-Mu…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *