Luas telaga di surga

KN. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Tidak seorangpun yang masuk surga melainkan terlebih dahulu diperlihatkan tempatnya di neraka jika dia tidak beriman, hal itu ditujukan agar dia semakin bersyukur. Dan tidak seorangpun yang masuk neraka melainkan diperlihatkan terlebih dahulu tempatnya di dalam surga jika dia beriman, hingga ia semakin bertambah menyesal”.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Luas telagaku di surga, seluas perjalanan satu bulan. Airnya lebih putih dari susu, baunya lebih wangi dari kesturi, wadah-wadahnya sebanyak bintang di langit, orang yang meminum airnya tidak akan merasa haus lagi selamanya”.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Di hadapan kalian akan terbentang telagaku yang luasnya seluas antara Jarba’ dan Adzruh (dua kota di Syam)”.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Ukuran telagaku seluas Ailah (yang terdapat di Syam) dan Shan’a (yang terdapat di Yaman), di sana terdapat wadah yang jumlahnya sebanyak bintang di langit”.

Diriwayatkan dari Haritsah bin Wahab, dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah SAW. mengatakan tentang telaganya, beliau menyebutkan, “Luasnya sejauh jarak dari Madinah ke Shan’a”.

Diriwayatkan dari Imran bin Hushain, dia berkata, “Seorang laki-laki berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah calon penghuni surga dapat diketahui dari calon penghuni neraka?’ Beliau bersabda, ‘Ya’. Orang bertanya lagi, ‘Lalu untuk apa manusia harus berusaha melakukan amal ?’ Rasulullah SAW. bersabda, “Setiap orang akan melakukan perbuatan yang diciptakan untuknya atau ia akan melakukan perbuatan yang telah dimudahkan untuknya untuk dikerjakan”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Nadzar tidak akan datang kepada anak Adam dengan sesuatu yang belum dituliskan qadar-nya. Akan tetapi nadzar memaksa dia melakukan qadar-nya. Dengan nadzar Aku akan menjadikan seorang yang kikir mengeluarkan sebagian hartanya”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Kita adalah umat akhir zaman, dan akan menjadi umat paling dahulu di hari kiamat kelak”, Beliau pun bersabda, “Demi Allah, orang yang memaksakan diri memenuhi sumpahnya sedangkan keluarganya teraniaya dibuatnya, maka dia telah melakukan dosa yang lebih besar dalam pandangan Allah, dibandingkan dengan menggugurkan sumpah dan membayar kifaratnya sesuai dengan perintah Allah”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Setiap muslim yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya tidak akan tersentuh oleh panasnya api neraka, kecuali apabila dia melanggar sumpah”.
____
Tentang firman Allah : “Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sebenar-benar sumpah”. (QS : an-Nur : 53).

  • Related Posts

    Rasa Syukur Penghuni Surga dan Penyesalan Penghuni Neraka

    (9249) Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, _”Tidak seorangpun yang masuk surga melainkan terlebih dahulu diperlihatkan tempatnya di neraka jika dia tidak beriman, hal itu ditujukan agar dia…

    KHUTBAH JUMAT Tanggal : 04 September 2026 dengan Tema : BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH

    Pengejawantahan Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dengan Semangat Gotong Royong ​KHUTBAH PERTAMA : ​ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH… ​Pembuka : Takbir & Hamdalah : Alhamdulillah kita dipertemukan lagi di hari Jumat yang mulia.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *